PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Tidak ada yang kebetulan di dunia ini.
Semua peristiwa terjadi karena kehendak Tuhan.
Baca Juga: Kehidupan Ordo Dominikan dan Persaudaraan Imam Santo Dominikus
Dan oleh karenanya, semua sudah terhubung.
Hanya waktulah yang tidak bisa dipastikan, kapan akan terjadi.
Dan cerita 'kebetulan' ini adalah kisah sepatu.
Bukan sepatu Cinderela karya penulis Prancis, Charles Perrault pada tahun 1697.
Ini juga bukan kisah sepatu kaca, tetapi soal sepatu kulit buatan Utrecth, Belanda -- Brandnya Bitter Classic Utrecht.
Cerita ini tentang Sr Irene OP dan sepatunya.
Ia adalah biarawati dari Kongregasi Suster Dominikan.
Baca Juga: Bruder Andreas OP Temukan Dukungan Sejati di Komunitas Dominikan
Berkarya di Kedubes Vatikan atau Nunciatura di Jakarta.
Nama Sr Irene muncul dalam kisah bocah bernama Louis Emilio Agriveta Dosiwoda (Emilio) yang bertemu dan dicium Paus Fransiskus pada Jumat, 6 September 2024 lalu.
Sr Irene inilah yang membawa masuk Emilio ke Nunciantura untuk bertemu Paus Fransiskus.
Emilio menjadi satu-satunya anak atau orang yang bisa masuk Nunciatura tanpa daftar undangan dan sama sekali tidak dikenal.