Dia tidak pernah gagal untuk meneguhkan saudara-saudaranya dan memberikan dukungan di saat-saat pencobaan.
Tidak diragukan lagi, komitmen Jordan untuk membangun saudara-saudari inilah yang menarik perhatian iblis.
Baca Juga: Terobosan Baru Kementerian Agama! 3 SMA Katolik Kini Berstatus Negeri, Apa Bedanya?
Setelah banyak upaya gagal untuk menghancurkan Jordan baik secara tubuh maupun jiwa, iblis akhirnya mencoba berdamai dengan menawarkan untuk tidak mencobai saudara-saudara itu lagi jika Jordan menahan diri untuk tidak berkhotbah melawan dia.
Tawaran Iblis
Mungkin, para Dominikan sepanjang zaman kadang-kadang berpikir: 'Seandainya saja Jordan menerima tawaran iblis itu.' Pasti akan membuat hidup lebih mudah jika si penggoda menjauhi kita!
Namun, pikiran nakal seperti itu sebenarnya adalah tanda keputusasaan yang tidak perlu, keputusasaan yang tidak pernah diizinkan oleh Beato Jordan untuk menghampiri saudara-saudaranya.
Baca Juga: PMKRI Minta Polisi Tangkap Ketua RT dan Massa yang Aniaya Mahasiwa Katolik saat Doa Rorasio
Jordan dikenal karena selalu meneguhkan dan menguatkan saudara-saudaranya di saat-saat sulit dan pencobaan.
Bagaimana dia melakukan ini? Dengan menjalankan apa yang harus dilakukan oleh Ordo Pengkhotbah: mewartakan kabar baik.
Kabar bahwa kemenangan adalah milik Allah kita, bahwa Yesus telah membebaskan kita dari dosa-dosa kita dan menyelamatkan kita dari segala kejahatan.
Kapan pun sesuatu yang buruk terjadi, kapan pun kita merasa lemah atau tertekan oleh kesalahan kita, kita dapat mengikuti nasihat Jordan dan berbalik kepada Kristus di kayu Salib-Nya. Memohon kepada Hati Kudus kita dapat berkata ‘Tuhan, kasihanilah kami’ dan, seperti yang Dia sendiri katakan: ‘Datanglah kepada-Ku kamu semua yang letih lesu dan berbeban berat dan Aku akan memberikan kelegaan kepadamu’ (Mat. 11:28).
Jordan dari Saxony adalah salah seorang imam Dominikan yang pernah menjadi Master Ordo.
Khotbahnya yang menggetarkan hati membuat ribuan pemuda, termasuk Santo Albertus Agung, tergerak untuk bergabung dengan Ordo Dominikan.
Di bawah kepemimpinannya, Ordo Dominikan semakin berkembang.