Mereka dipandu oleh Master Phra Sutham Dhitadhammo, Presiden delegasi para Bhikku yang berjalan untuk perdamaian Suanmonkkaphararam.
Delegasi ini beranggotakan 59 orang yang terdiri dari para Bhikku dan kaum awam, mitra kerja mereka.
Lagi-lagi mereka harus menerima kabar pembatalan bertemu dengan Paus yang sudah dijadwalkan karena Paus Fransiskus masih harus beristirahat untuk membantu proses penyembuhan bekas operasi.
Sekalipun demikian, semangat mereka untuk menebar dan memajukan perdamaian tidak luntur.
Saya diminta dari Kantor untuk mendampingi para Bhikku dan kaum awam hari ini ke bagian dalam Vatikan dan menjelaskan kepada mereka tentang Vatikan, Basilika Santo Petrus dan segala yang berkaitan dengan Vatikan.
Mereka semua sangat berantusias mengikuti semua penjelasan saya.
Sekali-sekali, Presiden delegasi, Master Phra Sutham Dhitadhammo mengambil alih mikrofon dari saya dan memberikan penjelasan tambahan tentang apa yang sudah saya katakan dengan mengaitkan dengan nilai-nilai agama Buddha.
Hal yang membuat saya merasa terkesan, adalah bahwa Presiden Delegasi, Master Phra Sutham memegang tangan saya sejak keluar dari Kantor dan tidak pernah melepaskannya lagi selama perjalanan dan selama saya melakukan penjelasan.
Sedetikpun beliau tidak melepaskan tangan saya.
Hal ini membuat puluhan bahkan ratusan ribu manusia yang membanjiri Vatikan hari ini merasa terkesan dan memotret kami berulang-ulang.
Tetapi bukan itu tujuannya.
Saya memahami misi mereka yang dikemas dalam tajuk “Berjalan untuk Perdamaian”.
Mereka sadar bahwa berjalan bersama-sama butuh kedekatan, saling menopang dan saling bergandengan tangan.
Ada banyak bahaya dalam perjalanan yang bisa mengakibatkan kejatuhan dan rentetan akibat lainnya.
Oleh karena itu, untuk selamat di jalan, orang harus saling bergandengan tangan.
Artikel Terkait
Uskup Agustinus: Tahun 2023 Dubes Vatikan akan Berkati Gedung Keuskupan dan Kapel Kampus USA Ngabang
Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia Serahkan Hadiah Khusus kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Vatikan Dukung Paguyuban Wartawan Katolik Republik Indonesia Kampanye Perdamaian
Dubes Vatikan Msgr Piero Pioppo: Bangsa Indonesia Dianugerahi Tiga Kekayaan
Kardinal Miguel Angel Ayuso dari Vatikan Gandrung Konsep Islam Wasatiyyah, DR HC dari UIN Sunan Kalijaga
Paus Fransiskus Telah Sehat dan Kembali ke Vatikan Setelah 3 hari Dirawat di Rumah Sakit Gemelli Roma