Roma, Puasa dan Kuasa Ilahi

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 26 April 2023 | 19:32 WIB
Mahasiwa Yayasan Nostra Aetate di Vatikan Deni Iskandar (jaket biru) asal Pandeglang, Banten di Roma, Italia. (Pontianak Globe)
Mahasiwa Yayasan Nostra Aetate di Vatikan Deni Iskandar (jaket biru) asal Pandeglang, Banten di Roma, Italia. (Pontianak Globe)

Dari Masjid Agung Roma saya mendapatkan daftar lengkap tentang jam sahur, jam sholat, jam matahari terbit, jam matahari terbenam dan jam buka puasa.

Semua lengkap.

Hal ini membuat puasa saya memiliki makna berbeda dan spesifik, tidak seperti di Indonesia. Sebelumnya, selama 9 tahuh lebih, selepas keluar dari Pondok Pesantren, biasanya puasa saya selalu batal. Hehehhehe...

Alhamdulillah, di Kota Abadi ini, puasa saya berjalan dengan lancar!!!!

Inilah salah satu keuntungannya kalau kita sedikit keluar dari lingkungan sempit kita untuk mengenal dunia lain.

Ada banyak hal indah yang kita temukan dan membantu memperlebar horison kita, dan mengubah cara pandang dan cara paham kita.

Yang kita takut-takutkan sebelumnya tidak harus semuanya benar.

Saya berdoa semoga hari-hari dan malam-malam ke depannya lebih panjang, biar masih bisa tinggal lebih lama di sini.

Kata orang, kalau mau kembali lagi ke Roma, harus buang coin-coin kecil di Fontana di Trevi dengan posisi membelakanginya.

Mau coba deh.

Jangankan sekali, bisa berkali-kali.

Mumpung masih punya banyak coin euro kecil di celengan.. Hehee...

 

Sant. Gregorio, Cellio, Rome

Kamis, 20 April 2023

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X