Pada 3 Juni 2014, Tahta Suci menerima pengunduran diri Mgr Bumbun sebagai Uskup Agung Pontianak.
Mgr Agustinus Agus, yang sebelumnya menjabat sebagai Uskup Sintang, ditunjuk sebagai penggantinya.
Setelah pensiun, Mgr Bumbun tinggal di biara Ordo Kapusin dan tetap aktif memimpin Misa Tridentina di Pontianak.
Kontribusi dalam Pentahbisan Uskup
Selama masa jabatannya sebagai Uskup, Mgr. Bumbun menjadi Uskup Pentahbis Utama bagi dua uskup, antara lain:
1. Mgr Michael Cornelis C Coomans MSF, sebagai Uskup Samarinda (14 Februari 1988)
2. Mgr Giulio Mencuccini CP, sebagai Uskup Sanggau (3 Juni 1990)
Ia juga menjadi Uskup Pentahbis Pendamping bagi sembilan uskup lainnya, termasuk Mgr Isak Doera (Uskup Sintang), Mgr Blasius Pujoraharja (Uskup Ketapang), dan Mgr Agustinus Agus (Uskup Sintang).
Mgr Bumbun mengusung semboyan Amor non Amatur yang berarti "Kasih tak dikasihi", sebuah ungkapan dari Santo Fransiskus Assisi yang mencerminkan semangat pengabdian dan cintanya kepada sesama. ***
Artikel Terkait
Anies Baswedan: Saya Akan Bangun Indonesia yang Damai dan Teduh, saat Bertemu Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus
Uskup Emeritus Keuskupan Atambua, Mgr Anton Pain Ratu SVD Meninggal Dunia pada Usia 95 Tahun
Silaturahmi Ekologis, Walhi Kalbar Beraudiensi dengan Keuskupan Agung Pontianak, Begini Kata Mgr Agustinus
Keuskupan Labuan Bajo Terbentuk: Paus Fransiskus Tunjuk Mgr Maksimus Regus sebagai Uskup Pertama
Pandangan Uskup Pertama Pontianak, Mgr. Pasifikus Bos OFMCap pada Borneo (Serial 2)
Terima Kunjungan Norsan-Krisantus, Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Berpesan Kampanye Elegan dan Netralitas Gereja dalam Politik