PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Reno Munz, Pemain Lulusan Bayer Leverkusen, Berpotensi Gabung Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi.
Reno Munz, pemain jebolan akademi Bayer Leverkusen yang bisa bergabung dengan Timnas Indonesia tanpa perlu melalui proses naturalisasi.
Baca Juga: Trah Soekarno Mendapat Kursi DPR, Romy Soekarno Menggantikan Sri Rahayu dan Arteria Dahlan
Lahir di Jakarta, Reno memiliki status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) menurut aturan FIFA.
Pemain bertahan berusia 18 tahun ini baru saja menandatangani kontrak profesional pertamanya dengan Greuther Fürth, klub yang berbasis di Middle Franconia.
Sang pelatih, Alexander Zorniger, menyatakan bahwa fokus mereka saat ini adalah mempersiapkan Reno agar segera bisa bermain di level profesional.
Reno Munz lahir pada 2 Oktober 2005 dan memiliki kewarganegaraan Jerman.
Ia memulai karier sepak bolanya di SC Fortuna Köln, klub lokal di Jerman, sebelum bergabung dengan Bayer Leverkusen.
Di Leverkusen, ia bermain untuk tim U-19 dan telah mencatatkan 38 penampilan dengan dua gol.
Aksinya mengesankan tim muda Jerman, sehingga Reno tampil tujuh kali bersama Timnas Jerman U-19 dalam berbagai pertandingan persahabatan dan turnamen resmi, termasuk kualifikasi Euro U-19.
Meski masih muda, Reno telah menunjukkan potensi besar sebagai pemain bertahan dan banyak yang berharap ia bisa memperkuat Timnas Indonesia di masa depan.
Kelahirannya di Jakarta bisa membuat ia masuk ke Timnas tanpa proses naturalisasi. ***
Artikel Terkait
Naturalisasi Nathan Tjoe-A-On Segera Dikebut, Erick Thohir Proyeksi Debut Timnas Indonesia di Piala Asia 2023
Shin Tae-yong Tak Takut Vietnam, Irak hingga Jepang. Naturalisasi Poin Kunci Indonesia di Piala Asia 2023
Shin Tae Yong Mengincar Striker Naturalisasi untuk Timnas Indonesia, Ketum PSSI: Dua Nama Masuk Pertimbangan
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Jawab Rumor Naturalisasi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders
Perjalanan Naturalisasi Mees Hilgers, dari Tawaran PSSI di Usia 19 hingga Resmi Pilih Indonesia
Pemain Naturalisasi Vietnam Seharga Rp 8,7 Miliar Ini Tertunda Debutnya di Turnamen Resmi FIFA, Pendukung Terpukul