Hadiah Mewah Jam Tangan Rolex untuk Timnas Disorot, Menpora Ungkap Aksi Serupa Prabowo di Olimpiade saat Masih Menpan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:36 WIB
Momen Presiden Prabowo menerima kedatangan timnas Indonesia di kediammnya.  (presidenrepublikindonesia)
Momen Presiden Prabowo menerima kedatangan timnas Indonesia di kediammnya. (presidenrepublikindonesia)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Linimasa media sosial sempat ramai menyoroti pemberian hadiah jam tangan mewah bermerek Rolex dari Presiden RI, Prabowo Subianto, kepada para pemain Timnas Indonesia.

Hadiah itu diberikan usai kemenangan 1-0 atas Timnas China pada 5 Juni 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), yang memastikan Indonesia lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Baca Juga: Xiaomi TV A Pro 2026 Hadir di Indonesia, Desain Premium, Teknologi Pintar, Harga Terjangkau

Meski banyak yang mengapresiasi, tak sedikit pula yang mengkritik.

Sebagian publik menilai pemberian jam tangan mewah itu berlebihan dan berpotensi menimbulkan kesan pilih kasih terhadap atlet dari cabang olahraga (cabor) lain.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo, menegaskan bahwa apresiasi Prabowo tidak bersifat diskriminatif.

Ia menilai bahwa hadiah tersebut merupakan bentuk penghargaan atas pencapaian luar biasa, bukan bentuk pengistimewaan terhadap cabang sepak bola.

Baca Juga: Inilah 5 HP Android Terbaru 2025 yang Siap Mengalahkan Samsung Galaxy S24 Ultra

"Sudah saya sampaikan, khusus untuk sepak bola ini memang masuk dalam program prioritas Prabowo–Gibran," ujar Dito di Wisma Kemenpora, Jakarta, Jumat, 13 Juni 2025.

Menurutnya, pemerintahan saat ini menaruh perhatian besar pada pengembangan prestasi olahraga, terutama di ajang besar seperti Asian Games, Olimpiade, dan Piala Dunia.

Dito juga mengungkap bahwa pemberian apresiasi secara pribadi oleh Prabowo bukan hal baru.

Baca Juga: 6 Tablet Terbaik 2025 yang Bisa Gantikan iPad, Canggih dan Lebih Terjangkau

Ia menceritakan pengalaman saat mendampingi Prabowo, yang kala itu menjabat Menteri Pertahanan, mengunjungi kontingen Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

"Pada 2024, saat beliau masih menjabat Menhan, saya mendampingi beliau ke Olimpiade Paris. Saat itu, secara spontan beliau memberikan apresiasi pribadi kepada seluruh kontingen, baik atlet maupun pelatih," jelas Dito.

Ia menilai tindakan itu sebagai bentuk penghargaan yang tulus atas perjuangan para atlet yang mengharumkan nama bangsa, terlepas dari cabang olahraga yang mereka geluti.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X