Selanjutnya dari Papua Nugini, Paus Fransiskus akan melakukan perjalanan ke Timor Leste, pada 11 September.
Di tengah-tengah logo perjalanan ini, kita akan melihat Paus Fransiskus mengangkat tangannya untuk memberkati.
Di belakangnya ada bola dunia, yang darinya muncul peta Timor Leste.
Baca Juga: Zonsen Memperkenalkan Motor Mini Baru: ZS 150 Mini Panda dalam Varian Scrambler dan Cafe Racer
Di atas, ditulis dalam bentuk busur, adalah semboyan kunjungan kepausan, “Semoga iman Anda menjadi budaya Anda”, sebuah nasihat kepada masyarakat Timor untuk menghayati iman mereka sesuai dengan budaya dan tradisi mereka.
Kunjungan Paus terakhir ke Asia adalah negara kepulauan Singapura, yang akan ia kunjungi pada 11-13 September.
Logo Perjalanan Apostolik ini menggambarkan sebuah salib bergaya, terinspirasi oleh bintang yang membimbing para Majus, oleh Ekaristi dan oleh lima bintang pada bendera Singapura.
Di kedua sisi Salib terdapat semboyan Perjalanan Apostolik: “Persatuan-Harapan.”
“Persatuan” mengungkapkan persekutuan dan keharmonisan di antara umat beriman, baik di dalam Gereja maupun dalam konteks masyarakat dan hubungan keluarga.
Sementara itu, “Harapan” menunjukkan bahwa Perjalanan Apostolik akan menjadi mercusuar harapan bagi umat Kristiani di kawasan ini, terutama bagi mereka yang mengalami diskriminasi dan penganiayaan. ***
Artikel Terkait
Paus Fransiskus Sambut Hangat 60 Tahun Diplomasi Vatikan-Korea Selatan: Harapan untuk Perdamaian dan Kesaksian Pemuda
Duta Besar Indonesia Serahkan Surat Kepercayaan kepada Paus Fransiskus di Vatikan
Salib dari Vatikan Diberkati Paus untuk Gereja Paroki Santo Lukas di Apau Kayan, Malinau, Kalimantan Utara
Dubes RI untuk Vatikan Tegaskan Gereja Katolik Tidak Akan Mengakui Perkawinan Sejenis
Pintu Suci di Vatikan Tinggal 293 Hari Lagi akan Dibuka, Ini Makna dari Pintu Yobel
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Pastikan Pemerintah Sudah Terima Pemberitahuan Resmi dari Vatikan Terkait Kunjungan Paus Fransiskus