Gua Maria Guadalupe di Meksiko, Jadi Tempat Ziarah Umat Katolik. Begini Kisah di Balik Kepopulerannya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 6 Oktober 2023 | 05:00 WIB
Wisata Katolik, Gua Maria Sendang Kelayu: Keagungan Spiritual dalam Kegelapan (Pinterest.com)
Wisata Katolik, Gua Maria Sendang Kelayu: Keagungan Spiritual dalam Kegelapan (Pinterest.com)
PONTIANAKGLOBE.COM -- Gua Maria Guadalupe, juga dikenal sebagai Basilika Guadalupe atau Basilika Bunda Guadalupe, adalah salah satu tempat ziarah paling penting di Meksiko dan seluruh dunia Katolik.
 
Gua ini terletak di Mexico City, ibu kota Meksiko.
 
Di balik Gua Maria Guadalupe terdapat kisah yang sangat penting dalam sejarah dan spiritualitas Katolik Meksiko.
 
Seperti diketahui Umat Katolik di seluruh dunia saat ini sedang merayakan Bulan Rosario.
 
Bulan Rosario biasanya jatuh dan diperingati pada bulan Oktober setiap tahunnya.

Selain Bulan Rosasrio, ada pula Bulan Maria, yang oleh umat Katolik se-dunia dirayakan pada setiap Bulan Mei.

Saat Bulan Maria yang diperingati pada Bulan Mei atau Bulan Rosario pada Bulan Oktober, umat Katolik biasanya ziarah ke Gua Maria.
 
 
Berikut adalah ringkasan kisah di balik Gua Maria Guadalupe:

Pada tahun 1531, seorang pria Hindia Nahua bernama Juan Diego Cuauhtlatoatzin melaporkan bahwa dia telah melihat penampakan Bunda Maria.

Menurut laporan, Juan Diego sedang dalam perjalanan menuju gereja ketika dia mendengar nyanyian burung dan melihat cahaya yang bersinar terang di bukit Tepeyac, di luar Mexico City.

Di atas bukit itu, dia bertemu dengan seorang wanita yang bercahaya, yang mengidentifikasikan dirinya sebagai "Bunda Maria dari Guadalupe."

Baca Juga: Perbedaan Bulan Maria dan Bulan Rosario di Gereja Katolik Roma, Begini Ulasannya

Bunda Maria meminta Juan Diego untuk pergi ke Uskup Agung Mexico City dan meminta agar sebuah kapel dibangun di tempat penampakannya.

Juan Diego melakukannya, tetapi awalnya tidak berhasil meyakinkan Uskup Agung tentang penampakannya.

Namun, dalam penampakan ketiga, Bunda Maria memerintahkan Juan Diego untuk membuka jubahnya, dan bunga-bunga mawar yang langka tumpah dari jubahnya.

Baca Juga: Doa Malaikat Tuhan atau Doa Angelus versi Bahasa Latin: Doa Katolik

Juan Diego mengumpulkan bunga-bunga ini dalam jubahnya, dan ketika dia membukanya di hadapan Uskup Agung, gambar Bunda Maria yang sekarang dikenal sebagai "Nuestra Señora de Guadalupe" (Bunda Maria dari Guadalupe) ditemukan di jubahnya.

Gambar ini menjadi objek penghormatan yang sangat penting bagi umat Katolik Meksiko.

Gambar Bunda Maria di jubah Juan Diego menampilkan sifat-sifat kultural dan simbolisme yang diakui oleh penduduk asli Meksiko pada saat itu.

Baca Juga: Mengapresiasi Budaya Osing, Pertemuan Tahunan Imam Katolik se Jawa Tahun 2023 Digelar di Banyuwangi

Gambar ini juga dikenal dengan nama "Virgen Morena" atau "Bunda Maria Kulit Gelap."

Gua Maria Guadalupe adalah tempat kapel pertama kali dibangun untuk menghormati penampakan ini, dan sekarang berdiri Basilika Guadalupe yang megah, yang menerima jutaan peziarah setiap tahun.

Gua Maria Guadalupe dan gambar Bunda Maria di jubah Juan Diego menjadi simbol kuat spiritualitas Katolik Meksiko dan kesatuan antara iman Katolik dan budaya pribumi Meksiko. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X