Kerukunan Antarkepercayaan: Pesan Gubernur Kaltim dalam Penyerahan Gedung Katedral Santa Maria

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Sabtu, 30 September 2023 | 18:11 WIB
Gubernur Kaltim menyerahkan Surat Resmi Gereja Katedral Samarinda kepada Pastor Paroki  (KOMSOS KASri)
Gubernur Kaltim menyerahkan Surat Resmi Gereja Katedral Samarinda kepada Pastor Paroki (KOMSOS KASri)

PONTIANAKGLOBE.COM, SAMARINDA -- Pada Kamis, 28 September 2023 menjadi momen bersejarah bagi masyarakat Kalimantan Timur, terutama bagi komunitas Katolik di wilayah tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara resmi menyerahkan Gedung Gereja Katedral Santa Maria "Penolong Abadi" dan Gedung Pastoral tempat tinggal para imam kepada Keuskupan Agung Samarinda.

Baca Juga: Mgr Agustinus Peletakkan Batu Pertama Rumah Istirahat Uskup Emeritus Keuskupan Agung Pontianak di Nyarumkop

Acara megah ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, Uskup Agung Samarinda Mgr Yustinus Harjosusanto MSF, serta Vikjen Keuskupan Agung Samarinda, Pastor Moses Komela Avan yang memang merupakan pastor Paroki Gereja Katedral Samarinda.

Suasana begitu meriah di depan pintu Gereja Katedral. Sembilan gadis dengan busana khas berbagai Suku Dayak Kalimantan Timur menunggu dengan penuh harap di depan pintu, menghadirkan sentuhan tradisional dalam peristiwa bersejarah ini.

Baca Juga: Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Berharap Temu INFO JPIC Indonesia Memberikan Kabar Baik bagi Semua

Di dalam Gereja, suasana khas Sape', alat musik tradisional suku Dayak, mengisi ruangan, sementara ratusan umat berduyun-duyun memenuhi area sekitar untuk memeriahkan momen penyerahan Gedung Katedral dan Gedung Pastoral yang begitu berarti bagi komunitas Katolik di wilayah itu.

Sebanyak 19 penari khas lima suku, siap mengiringi kedatangan tokoh-tokoh penting, menambahkan sentuhan budaya lokal dalam acara ini.

Kedatangan Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, Uskup Agung Samarinda Mgr Yustinus Harjosusanto MSF, dan Vikjen Keuskupan Agung Samarinda, Pastor Moses Komela Avan, disambut dengan hangat oleh umat yang hadir.

Baca Juga: Paus Fransiskus: 70 Tahun Mengikuti Panggilan Rahmat

Wilayah Keuskupan Agung Samarinda memiliki kekayaan budaya yang melibatkan lima sub suku Dayak, diantaranya ada Dayak Tunjung, Dayak Kenyah, Dayak Oheng, Dayak Kayan, dan Dayak Bahau.

Inilah yang membuat momen penyerahan Gedung Katedral dan Gedung Pastoral ini menjadi begitu penting bagi komunitas Katolik di sini.

Acara dimulai dengan nyanyian Indonesia Raya, sebagai penghormatan kepada negara yang menjadi rumah bagi berbagai kepercayaan dan budaya yang hidup berdampingan.

Sambutan hangat dari Pastor Moses memaparkan betapa besar peran pemerintah dalam mendukung pembangunan gereja ini.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X