Mariko Ohara Memimpin Seminar Internasional tentang Disaster Nursing di Universitas Katolik Santo Agustinus Hi

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 14 September 2023 | 14:29 WIB
Mariko Ohara dan Junko Seriguci tengah melihat presentasi konsep penanganan (KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL KEUSKUPAN AGUNG PONTIANAK)
Mariko Ohara dan Junko Seriguci tengah melihat presentasi konsep penanganan (KOMISI KOMUNIKASI SOSIAL KEUSKUPAN AGUNG PONTIANAK)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK- 12 September 2023 - Mariko Ohara RN, PhD, kembali menjadi sorotan di Universitas Katolik Santo Agustinus Hippo, mengemban peran penting sebagai narasumber dalam Seminar Internasional.

Kali ini, fokusnya adalah "To Understand the Knowledge and Skill of Disaster Nursing," dengan penekanan pada "Start Triage with Theory and Simulation."

Dalam presentasinya, Mariko Ohara membagikan kebijaksanaannya dalam menangani bencana alam, didasarkan pada pengalamannya di Universitas Nagano, Jepang.

Dia menggunakan video untuk mengilustrasikan langkah-langkah penanganan bencana.

Salah satu konsep utama yang diajarkan adalah "start triage," yang mencakup kriteria dan simulasi.

Dia menjelaskan bagaimana manajemen bencana membutuhkan pemahaman mendalam karena setiap tahap penanganan memiliki perbedaan.

Triage adalah kunci untuk memaksimalkan penggunaan sumber daya terbatas dalam situasi darurat.

Mariko Ohara menjelaskan, "Dalam bencana besar, tenaga medis dan persediaan obat sering terbatas, sehingga triage menjadi sangat penting.

Orang dengan peluang bertahan hidup tertinggi diberikan prioritas, sementara yang terluka ringan tidak diprioritaskan."

Dia juga membahas manajemen insiden besar dan dukungan yang diperlukan, termasuk komando, kontrol, keamanan, komunikasi, penilaian, triage, perawatan, dan transportasi.

Mariko Ohara juga menyoroti pentingnya tindakan aman saat gempa terjadi, dengan pesan kunci untuk melindungi organ vital seperti kepala daripada lari langsung.

Sesi simulasi triage memberikan peserta kesempatan untuk mencoba mengkategorikan pasien berdasarkan tingkat kegawatan dengan memperhatikan beberapa parameter seperti kemampuan berjalan, kondisi pernapasan, detak jantung, dan tingkat kesadaran.

Mariko Ohara berharap untuk membawa lebih banyak peralatan pendukung di masa depan, yang akan meningkatkan kualitas acara serupa.

Seminar ini memberikan wawasan yang berharga tentang penanganan bencana dan peran penting perawat dalam situasi darurat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

X