“Menulis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi belajar berkomunikasi yang baik dengan pembaca,” kata Abdi Susanto.
Di kelas podcast, karya seluruh peserta ditayangkan bergiliran di layar videotron. Mentor memberi koreksi bahkan kritik sebagai bekal bagi kreator kelak berkarya di Komsos masing-masing.
Seorang mentor, Jose Marwoto, menekankan pentingnya kemampuan host membangun suasana percakapan yang hidup dan mengalir. Host pada podcast tidak cukup hanya membacakan daftar pertanyaan, tetapi harus mampu menggali cerita, emosi, dan pengalaman narasumber.
“Podcast yang baik tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga menghadirkan cerita yang mampu membuat pendengar terlibat secara emosional,” kata Jose Marwoto.
Di kategori konten kreatif, Ignasius Kristoper Adi Surya menyoroti pentingnya kesesuaian antara narasi, gambar, dan audio.
Secara umum, ide yang diolah peserta cukup menarik dan relevan. Namun banyak kelemahan pada detail teknis, seperti konsistensi format video, penggunaan subtitle, kualitas audio, serta pemilihan gambar yang mendukung pesan utama.
“Konten sederhana sekalipun dapat menjadi kuat apabila didukung naskah yang baik dan penyampaian pesan yang jelas,” kata dia.
Sementara di kategori video pendek, Samuel Krismanto mengajak peserta lebih memahami karakter film dokumenter.
Dokumenter bukan hanya menampilkan informasi, tetapi harus mampu menggali konflik, nilai, atau makna yang lebih dalam dari sebuah peristiwa.
Dia menilai video hasil praktik peserta masih berada pada ranah berita informatif atau video profil. Belum menghadirkan sudut pandang yang kuat, termasuk alur yang jelas.
“Buatlah gambar yang bercerita, bukan cerita yang diberi gambar,” tegas Samuel.
Tahap Pemula
Sebagian besar peserta pelatihan mengaku baru di tahap pemula memproduksi konten yang “serius” seperti ini. Mereka cenderung terbiasa membuat konten sesuai tren media sosial yang kerap tanpa konsep dan hanya mengikuti viralitas.
Peserta kelas podcast, Robert, mendapat pemahaman, keberhasilan produksi konten tidak hanya ditentukan oleh daftar pertanyaan yang disiapkan.
Tim harus menemukan host yang mampu membangun percakapan yang mengalir.