PONTIANAKGLOBE.COM, BOGOR -- Presiden Prabowo Subianto memberikan pengarahan kepada 400 peserta angkatan pertama Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/5/2026). Program ini menjadi langkah strategis pemerintah dalam menyiapkan calon pemimpin Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki kapasitas intelektual, integritas, serta kemampuan mengambil keputusan di tengah tantangan global.
P3MD diinisiasi Presiden Prabowo bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara sebagai wadah pembinaan kader-kader terbaik BUMN. Program tersebut dirancang untuk memperkuat tata kelola perusahaan negara melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang profesional dan berkarakter.
Baca Juga: Ketika Real Madrid Bahkan Tak Memiliki Wakil di Timnas Spanyol
Selama sembilan bulan, para peserta akan menjalani tiga tahapan pendidikan. Tahap pertama diisi pembentukan karakter dan kedisiplinan selama tiga bulan. Selanjutnya peserta mendapat pembekalan manajerial dan strategi pengambilan keputusan di Danantara Corporate University selama empat bulan. Tahap akhir berupa magang dua bulan di kementerian, lembaga pemerintah, dan perusahaan BUMN.
Pemerintah berharap program ini mampu melahirkan generasi baru pemimpin BUMN yang siap mendorong transformasi perusahaan negara sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di masa depan.
Salah satu peserta dari PT Bank Negara Indonesia, Zhirazzi Dimas Prasetyo, mengaku bangga dapat menjadi bagian dari program tersebut. Ia menyebut proses seleksi berlangsung sangat ketat, dari sekitar 6.000 pendaftar hingga akhirnya terpilih 400 peserta terbaik.
“Ya, saya merasa bangga menjadi salah satu peserta dari 400 total yang ada,” ujar Zhirazzi.
Menurutnya, pesan Presiden Prabowo tentang pentingnya mental ideologi menjadi hal yang paling membekas selama mengikuti pengarahan di Hambalang.
Baca Juga: Paus Leo XIV Terbitkan Ensiklik Pertama, Serukan AI Harus Melayani Kemanusiaan
Peserta lainnya, Erlin Shofiana dari PT Pupuk Indonesia, menilai P3MD menjadi wadah penting untuk pengembangan kepemimpinan dan peningkatan kualitas SDM Indonesia.
“Kita harap (program ini) terus dikawal sampai dengan output yang diharapkan oleh Bapak Presiden,” kata Erlin.
Sementara itu, Aizna Syachkalita dari PT Pupuk Kalimantan Timur optimistis program tersebut memiliki visi jangka panjang dalam menyiapkan kemandirian bangsa melalui pembangunan SDM unggul.***