pontianak-insights

Mantan Karyawan WO Marwah Ikut Speak Up, Ungkap Gaji Sering Telat hingga Diancam UU ITE saat Menagih Hak

Selasa, 26 Mei 2026 | 10:04 WIB
Viral WO Marwah yang diduga lakukan penipuan pada calon pengantin juga bermasalah dengan karyawannya. (Threads @putriwlndry - a.cheerfulgirl)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kasus dugaan penipuan yang menyeret wedding organizer (WO) Marwah Catering Service terus menjadi sorotan publik di media sosial.

Setelah sejumlah calon pengantin mengaku dirugikan akibat acara pernikahan yang gagal terlaksana, kini mantan karyawan WO Marwah ikut angkat bicara mengenai kondisi internal perusahaan.

Baca Juga: Viral! Pengantin di Bekasi Lapor WO Marwah ke Polisi, Gedung Kosong saat Akad Vendor Kabur, Resepsi Gagal Total

Beberapa eks pegawai mengungkap dugaan keterlambatan pembayaran gaji hingga tekanan saat menagih hak mereka.

Kasus ini mencuat usai viralnya unggahan salah satu keluarga korban yang memperlihatkan momen resepsi sederhana tanpa dekorasi maupun katering seperti yang dijanjikan pihak WO.

Padahal, acara tersebut rencananya digelar di Islamic Center Bekasi, Jawa Barat, pada Sabtu, 23 Mei 2026. Namun, pihak WO Marwah disebut menghilang menjelang hari pelaksanaan.

Melalui unggahan di Threads, akun @fwzagyt_0823 mengaku pernah bekerja sebagai pegawai part time di WO Marwah dan menyebut pembayaran honor kerap molor dari kesepakatan awal.

Baca Juga: MC Kalteng Expo 2026 Viral, Respons ke Warga yang Keluhkan Jalan Rusak Tuai Sorotan Publik

“Pembayaran fee part time yang molor dari perjanjian awal. Udah tertera di bawah sini kalau pembayaran H+1, nyatanya bisa sampai H+4. Itu pun waktu di-follow up suka dioper dan nunggu mulu,” tulis akun tersebut pada Minggu, 24 Mei 2026.

Ia juga membagikan tangkapan layar yang menunjukkan pegawai part time dijanjikan bayaran Rp300 ribu per hari kerja.

Tak hanya itu, ia mengungkapkan bahwa karyawan tetap yang bertugas di acara pernikahan disebut tidak mendapat bonus tambahan.

“Karyawan tetap yang menjadi tim di event wedding di hari tersebut tidak mendapatkan bonus tambahan seperti biaya transport dan makan,” tulisnya.

Menurut pengakuannya, pegawai tetap hanya menerima gaji bulanan yang pembayarannya kerap dirapel.

Dalam unggahan yang sama, mantan pegawai tersebut turut menyinggung gaya hidup owner WO Marwah di tengah dugaan keterlambatan pembayaran gaji karyawan.

“Gaji yang harusnya jadi hak karyawan beberapa bulan nggak diturunin, tapi ownernya alias Ekarisma ini bisa bolak-balik umroh dan liburan ke Labuan Bajo,” ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini