PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Insiden tak menyenangkan terjadi dalam ajang Jogja 10K saat seorang pelari menjadi korban pemukulan oleh orang tak dikenal di kawasan Jalan Mayor Suryotomo, Gondomanan, Yogyakarta pada Minggu (3/4/2026).
Peristiwa ini viral setelah diunggah akun Instagram @chairinelmo. Dalam video tersebut, seorang pria berkaos hitam terlihat tiba-tiba memukul pelari bernama Galang di dekat area water station. Pelaku tampak emosi sambil berteriak, “Apa? Apa kamu? Maunya Gimana?”
Baca Juga: Harga BBM Nonsubsidi Naik Lagi, Pertamina Buka Suara
Petugas dari penyelenggara event sempat mendatangi pelaku untuk meredakan situasi, namun respons yang diberikan tetap agresif.
Berdasarkan keterangan pengunggah, sebelum insiden terjadi, pelaku diketahui sempat terlibat pertengkaran dengan pacarnya di pinggir jalan.
“Jadi ceritanya, orang ini lagi boncengan sama pacarnya terus tiba-tiba berhenti di pinggir jalan, cekcok gitu, pacarnya pun digebuk-gebukin sama dia pake helm, ditendang juga,” ungkapnya.
Situasi kemudian semakin tidak terkendali. Pelaku disebut melempar helm ke arah mobil yang melintas hingga membuat pengendara sempat ingin berhenti namun mengurungkan niat karena situasi dinilai berbahaya.
“Orang itu lanjut marah-marah sama mobil yang lagi lewat ditimpuk pake helm kenceng banget. Mobilnya sempet agak mau berhenti, tapi ngeliat ini orang kayak yaudah lah ya dibiarin aja. Ngeri soalnya,” lanjutnya.
Tak berhenti di situ, pelaku juga melempar helm ke arah booth acara sebelum akhirnya mendekati area pelari dan melakukan pemukulan secara tiba-tiba. “Pelarinya nggak salah apa-apa,” tegas pengunggah.
Sekitar lima menit setelah kejadian, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk mengamankan situasi. Kasus ini kemudian ditangani oleh Satreskrim Polresta Yogyakarta.
Baca Juga: Program SKI Bukan Sekadar CSR, Wartawan Ini Akui Dampaknya Nyata
Pelaku yang diketahui bernama Edo akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka melalui video yang diunggah pihak penyelenggara.
“Saya atas nama Edo, meminta maaf kepada korban yaitu Mas Galang dan kepada pelari Jogja 10K, dan terkhususnya kepada masyarakat Yogyakarta,” ucapnya.
Ia juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Di sisi lain, korban disebut telah memaafkan pelaku dan berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.***