pontianak-insights

Menanti Pagi, Tim Bertahan di Lereng Terjal Lokasi Jatuhnya Helikopter PK-CFX di Sekadau

Kamis, 16 April 2026 | 22:44 WIB
Ilustrasi helikopter. (Instagram./ @tangerang.terkini)

PONTIANAKGLOBE.COM, SEKADAU -- Malam menyelimuti perbukitan di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, saat tim gabungan akhirnya tiba di dekat lokasi jatuhnya helikopter PK-CFX, Kamis, 16 April 2026.

Perjalanan yang melelahkan membawa mereka begitu dekat—sekitar 50 meter dari titik yang dicari—namun juga menyadarkan bahwa tidak semua hal bisa dipaksakan malam itu.

Baca Juga: Evakuasi Helikopter PK-CFX di Sekadau Ditunda, Tim Gabungan Tunggu Pagi

Di tengah gelap dan medan yang terjal, para personel memilih bertahan.

Bukan karena mereka berhenti berusaha, melainkan karena mereka ingin memastikan setiap langkah berikutnya tetap aman.

Di balik keputusan menunda evakuasi, ada pertimbangan besar: keselamatan tim dan harapan untuk menolong dengan lebih baik saat pagi tiba.

“Kami sudah berada di sekitar lokasi, tetapi belum memungkinkan untuk evakuasi,” ujar Kabagops Polres Sekadau, AKP Sugiyanto.

Baca Juga: Viral dan Picu Pro-Kontra, Patria PMKRI Undang Terbuka JK Hadiri Dialog Kebangsaan

Di lereng perbukitan itu, waktu terasa berjalan lambat.

Sebagian personel berjaga, sebagian lain beristirahat sejenak, memulihkan tenaga setelah menembus medan sulit.

Di antara mereka, mungkin terlintas bayangan keluarga korban—orang-orang yang kini menunggu kabar dengan cemas.

Helikopter PK-CFX sebelumnya dilaporkan hilang kontak pada pagi hari, pukul 08.39 WIB, saat terbang dari Sintang menuju Pontianak.

Sejak saat itu, harapan dan kecemasan berjalan beriringan.

Baca Juga: Padre Marco Solo: Refleksi Perdamaian Paus Leo XIV Melawan Perang

Dari udara, tim SAR akhirnya menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter berupa puing-puing di tengah hutan.

Halaman:

Tags

Terkini