“Habis semua (perumahan) ini,” ucapnya, sambil mengarahkan kamera pada area permukiman warga yang hancur.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, sekitar 90 persen rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang berbeda, mulai dari rusak ringan hingga hilang tersapu banjir. Bencana hidrometeorologi tersebut juga tercatat berdampak pada sekitar 7.737 kepala keluarga.***