Akibat putusnya akses darat, penyaluran bantuan ke sejumlah wilayah tersebut hanya dapat dilakukan dengan menyeberangi sungai menggunakan tali sling atau melalui jalur udara.
Bantuan logistik menggunakan helikopter ke Desa Reje Payung baru terealisasi pada Rabu, 7 Januari 2026, untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang masih terisolir.***