pontianak-insights

Kinerja Tak Membaik, Bea Cukai Bisa Dibekukan Total Menurut Purbaya

Selasa, 9 Desember 2025 | 19:43 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sebut akan merumahkan seluruh pegawai Bea Cukai jika kinerja tak kunjung membaik. (Dok. Kemenkeu)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengeluarkan ancaman keras kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Ia menegaskan siap merumahkan seluruh pegawai bila lembaga itu gagal memperbaiki kinerja dalam waktu satu tahun.

Peringatan tersebut ia sampaikan secara langsung dalam rapat kerja bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (8/12/2025). 

Baca Juga: Pakar Paramadina Bongkar Pentingnya Status Bencana Nasional untuk Sumatera

Ia menjelaskan bahwa permasalahan di Bea Cukai telah berlangsung lama sehingga langkah drastis perlu ditempuh agar pembenahan bisa berjalan menyeluruh.

“Karena kan ke Bea Cukai sudah clear, saya bilang ke mereka kalau Anda nggak bisa perbaiki dalam waktu setahun dari kemarin, ada kemungkinan besar bea cukai dirumahkan seluruh pegawainya,” ujar Purbaya.

Mantan Ketua Lembaga Penjamin Simpanan itu menambahkan bahwa ancaman tersebut bukan sekadar pencopotan sementara, tetapi bisa berujung pada pemberhentian hingga masa pensiun tanpa menerima gaji.

“Jadi mungkin dirumahin aja sampai pensiun, nggak dibayar. Dengan semangat seperti itu saya pikir orang kita cukup pintar untuk digebuk sedikit, apalagi digebuk banyak,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menyiapkan perubahan sistem untuk mencegah penyimpangan di lapangan.

Baca Juga: PUBG Disebut Picu Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Lebih Ketat

Seluruh pengambilan keputusan akan dipusatkan di Jakarta sehingga kewenangan di daerah dipangkas agar celah permainan bisa ditutup.

“Sampai sekarang kita akan tarik ke Jakarta di mana yang memutuskan hanya Jakarta, sehingga daerah enggak bisa main-main lagi. Itu sistemnya sedang kita kembangkan, mungkin Maret tahun depan sudah berjalan dengan penuh,” kata Purbaya.

Ia menyebut, sentralisasi itu diharapkan mampu menekan praktik penyelundupan dan manipulasi HS code yang selama ini menjadi sorotan. Namun ia mengakui tidak mungkin menghapus pelanggaran sampai nol.

“Jadi harusnya ke depan penyelundupan, permainan HS code akan berkurang secara signifikan, kalau nol sih nggak mungkin karena kita enggak hidup di dunia ideal, tapi akan berkurang signifikan,” pungkasnya.***

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB