pontianak-insights

Di Hadapan Prabowo, Mualem Beberkan ‘Permainan’ Harga di Tengah Banjir

Senin, 8 Desember 2025 | 19:49 WIB
Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat menyampaikan laporan kondisi harga kebutuhan pokok dalam Rapat Terbatas bersama Presiden Prabowo. (Dok. Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH BESAR -- Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menerbitkan aturan khusus untuk menahan lonjakan harga kebutuhan pokok di tengah banjir yang melanda berbagai wilayah. Desakan itu ia sampaikan setelah melihat harga sejumlah komoditas mulai naik tidak wajar, terutama di daerah terdampak.

Dalam rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di posko terpadu penanganan bencana di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, pada Minggu malam, (7/12/2025), Muzakir mengungkapkan kekhawatirannya terhadap tambahan beban yang kini menimpa masyarakat.

“Bapak Menteri Dalam Negeri, Pak Tito. Ini saya lihat di semua provinsi, barang kawalan semakin dinaikkan sesuka hati oleh pedagang-pedagang,” ujar pria yang dikenal dengan sapaan Mualem itu.

Baca Juga: Pasang Air Laut Naik Cepat, Pemerintah Kota Pontianak Disorot Soal Penanganan Banjir Rob Tahunan

Muzakir meminta Mendagri mengeluarkan pengumuman atau aturan yang memberi peringatan keras kepada pedagang yang menaikkan harga secara tidak pantas. Ia menilai perlindungan harga di masa krisis adalah bagian penting dalam penanganan bencana.

“Jadi Pak Menteri mungkin boleh membuat satu pengumuman, amaran bagi pedagang-pedagang yang ingkar. Nanti kita boleh tindak,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak segan memberi sanksi tegas jika pedagang tetap menaikkan harga tanpa alasan jelas.

“Kalau ada yang menaikkan harga, saya cabut izinnya, Pak. Seperti itu,” ucapnya.

Baca Juga: Prabowo Setuju Pilkada Tak Langsung? Ini Respons PDIP yang Bikin Ramai

Muzakir turut menyampaikan bahwa masih banyak kebutuhan mendesak warga yang belum terpenuhi, termasuk perlengkapan ibadah di lokasi-lokasi pengungsian.

“Kemudian alat-alat ibadah alat ibadah juga tidak ada sama sekali,” ujarnya.***

Tags

Terkini