“Banyak SK selama ini sampai setahun tertunda pengesahannya karena berhenti di meja Sekjen,” tulis keterangan resmi PBNU.
Beberapa tokoh lain turut menjalani reposisi. KH Masyhuri Malik dipindah dari Ketua PBNU menjadi Wakil Ketua Umum PBNU. Posisi bendahara juga mengalami perubahan signifikan. Gudfan Arif tidak lagi menjadi Bendahara Umum PBNU dan bergeser menjadi salah satu Ketua PBNU, sementara jabatan bendahara diisi nama lain.
Sumantri yang sebelumnya menjabat bendahara kini menjadi Wakil Ketua Umum PBNU. PBNU menyebut seluruh rotasi ini bertujuan memperlancar fungsi harian organisasi dan menjaga efektivitas kerja.***