“Banyak SK selama ini sampai setahun tertunda pengesahannya karena berhenti di meja Sekjen,” tulis keterangan resmi PBNU.
Beberapa tokoh lain turut menjalani reposisi. KH Masyhuri Malik dipindah dari Ketua PBNU menjadi Wakil Ketua Umum PBNU. Posisi bendahara juga mengalami perubahan signifikan. Gudfan Arif tidak lagi menjadi Bendahara Umum PBNU dan bergeser menjadi salah satu Ketua PBNU, sementara jabatan bendahara diisi nama lain.
Sumantri yang sebelumnya menjabat bendahara kini menjadi Wakil Ketua Umum PBNU. PBNU menyebut seluruh rotasi ini bertujuan memperlancar fungsi harian organisasi dan menjaga efektivitas kerja.***
Artikel Terkait
Ketua PBNU Gus Yahya Tegas! Larang Capres dan Cawapres Mengatasnamakan NU, Sindir Cak Imin?
Rais Aam PBNU Berdoa untuk Suksesnya Pemerintah Prabowo dan Mengenang Persahabatan Sejak 1996
PBNU Ingatkan Hati-hati Gunakan Dana Zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis
Risalah Beredar, Isu Pemakzulan Ketum PBNU Meledak ke Publik
Benarkah Nama Baik PBNU Tercemar? Tuduhan Serius Mengantar Gus Yahya Turun
Kudeta Senyap di PBNU? Gus Yahya Tepis Pemberhentian dan Tegaskan Mandat Muktamar