pontianak-insights

Skandal Lama Terulang? Dugaan SNI Palsu Kembali Bayangi Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 2 November 2025 | 12:34 WIB
Menyoroti kasus penyitaan ruko yang diduga berisi nampan palsu dalam program MBG di Jakarta Utara. (Dok. Badan Gizi Nasional)

“Itu pentingnya kita tidak gampang termakan isu-isu sensitif. Pemerintah memastikan keamanan dan keselamatan para penerima MBG,” tegas Hasan.

Sebelumnya, dugaan pemalsuan label 'Made in Indonesia' mencuat setelah Indonesia Business Post merilis laporan investigasi dari wilayah Chaoshan, Provinsi Guangdong, China, pada Agustus 2025.

Laporan itu menyebutkan, sekitar 30 hingga 40 pabrik di kawasan tersebut memproduksi ompreng dan nampan makan untuk pasar global, termasuk Indonesia.

Temuan itu menyoroti adanya indikasi pemalsuan label negara asal dan logo SNI, serta penggunaan bahan stainless tipe 201 yang mengandung kadar mangan tinggi dan diduga tidak aman untuk makanan asam.

Baca Juga: Megawati Sudah Ingatkan Sejak Awal: Jangan Jadikan Whoosh Proyek Gengsi!

Bahkan laporan tersebut juga menyinggung dugaan penggunaan minyak babi atau lard dalam proses pelapisan bahan.

Kini, publik menanti hasil penyelidikan kepolisian untuk memastikan kebenaran dugaan pengedaran nampan MBG berlabel SNI palsu apakah benar adanya atau hanya isu lama yang kembali mencuat.***

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB