pontianak-insights

Viral! Pesawat Kargo Emirates Tergelincir dan Tercebur ke Laut di Hong Kong, 2 Tewas

Selasa, 21 Oktober 2025 | 10:53 WIB
Puingsisa pesawat kargo Emirates terlihat di perairan dekat Bandara Hong Kong setelah tergelincir dan jatuh ke laut. Dua orang tewas, satu masih hilang. (Instagram @dwnews)

PONTIANAKGLOBE.COM, HONGKONG -- Dua petugas keamanan Bandara Internasional Hong Kong tewas setelah sebuah pesawat kargo milik maskapai Emirates tergelincir dari landasan pacu dan jatuh ke laut pada Senin (20/10/2025) dini hari waktu setempat.

Pesawat kargo Emirates dengan nomor penerbangan EK9788 yang berangkat dari Dubai mendarat sekitar pukul 03.50 waktu setempat ketika insiden terjadi.

Baca Juga: Viral! Pesawat Kargo Emirates Tergelincir dan Tercebur ke Laut di Hong Kong, 2 Tewas

Pesawat Boeing 747 itu dilaporkan keluar dari jalur pendaratan, menabrak pagar pembatas, dan menghantam kendaraan patroli bandara sebelum akhirnya tercebur ke laut.

Dua petugas di dalam mobil patroli tewas akibat benturan keras.

Tim penyelam kemudian menemukan jenazah keduanya di dalam kendaraan yang tenggelam sekitar tujuh meter di bawah permukaan air, hanya lima meter dari bibir pantai.

Korban masing-masing berusia 30 dan 41 tahun, dengan pengalaman kerja 7 dan 12 tahun di bandara tersebut.

Empat awak pesawat berhasil selamat setelah membuka pintu darurat sesaat usai kecelakaan.

Tim pemadam kebakaran tiba hanya dua menit setelah kejadian dan langsung melakukan evakuasi.

Baca Juga: Ancaman Iklim Serius, Prabowo Bangun Tanggul 535 Km Demi Keselamatan Warga Pantura

Pesawat dilaporkan mengalami kerusakan parah dengan bagian badan terbelah dua dan sebagian besar terendam air laut.

Direktur Eksekutif Operasi Bandara Hong Kong, Steven Yiu, menjelaskan bahwa kendaraan patroli saat itu melintas di luar pagar landasan dan berada dalam jarak aman.

Ia menegaskan mobil patroli tersebut tidak pernah masuk ke area pendaratan.

“Biasanya pesawat tidak akan berbelok ke arah laut,” ujar Yiu dalam konferensi pers, sambil menambahkan bahwa pesawat tidak sempat mengirimkan sinyal darurat sebelum tergelincir.

Pihak otoritas menyelidiki berbagai faktor penyebab, termasuk kondisi cuaca, situasi landasan, performa pesawat, serta tindakan awak penerbangan. Otoritas Investigasi Kecelakaan Udara Hong Kong (AAIA) juga masih mencari black box atau perekam data penerbangan dan suara kokpit yang kemungkinan berada di dasar laut.

Halaman:

Tags

Terkini