Firnando juga menilai langkah pemerintah membentuk Satgas lintas lembaga pemberantas impor ilegal masih perlu diperkuat. Menurutnya, pengawasan di negara kepulauan seperti Indonesia harus jauh lebih ketat dan terkoordinasi langsung di bawah Presiden.
Ia menaruh optimisme terhadap arah ekonomi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dinilainya fokus memperkuat industri strategis dan kemandirian nasional.
Baca Juga: 108 Warga Kalbar Ajukan Perlindungan ke LPSK, Mayoritas Korban Kekerasan Seksual Anak
“Pak Prabowo sudah selesai dengan urusan pribadi. Sekarang waktunya berbakti untuk memperkuat ekonomi nasional,” ucapnya.
Menutup wawancara, Firnando menegaskan bahwa perjuangannya di DPR adalah memastikan BUMN kembali pada jati dirinya sebagai agen pembangunan bangsa, bukan sekadar perusahaan pencetak laba.
“Saya ingin dikenang sebagai legislator yang berjuang agar BUMN, industri, dan rakyat bisa berjalan seimbang. Di situlah Indonesia benar-benar berdaulat,” tutupnya.***