Sejumlah pengguna media sosial menyatakan pentingnya memastikan identitas petugas sensus sebelum memberikan data maupun mengizinkan akses ke lingkungan rumah.
Sebagian warganet menilai surat tugas menjadi dokumen penting untuk membuktikan bahwa seseorang benar-benar ditugaskan oleh BPS.
“Saya mendukung sensus ekonomi, tetapi surat tugas membuktikan bahwa yang bersangkutan memang petugas resmi. Tidak membawa surat tugas adalah kesalahan,” tulis salah satu pengguna Threads.
Warganet lainnya menilai masyarakat berhak melakukan verifikasi tambahan, termasuk menghubungi kantor BPS setempat apabila merasa ragu terhadap identitas petugas.
Mereka juga mengingatkan kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan momentum sensus untuk melakukan tindak kejahatan atau mengumpulkan informasi pribadi secara ilegal.
Dalam diskusi yang sama, seorang pengguna yang mengaku sebagai pegawai BPS turut memberikan tanggapan.
Ia mengatakan petugas sensus seharusnya selalu membawa surat tugas dan atribut resmi saat menjalankan pendataan di lapangan.
“Saya pegawai BPS dan selalu mengingatkan petugas agar membawa surat tugas serta atribut resmi supaya responden merasa aman dan nyaman,” tulisnya.
Menurutnya, surat tugas biasanya telah dilengkapi pengesahan dari aparat setempat seperti ketua satuan lingkungan setempat, desa, kelurahan, atau kecamatan sebagai bukti bahwa kegiatan sensus telah diketahui oleh pemerintah setempat.
Karena itu, masyarakat dinilai wajar apabila meminta petugas menunjukkan identitas dan dokumen pendukung sebelum proses pendataan dilakukan.
Selain surat tugas, petugas Sensus Ekonomi 2026 juga dibekali sejumlah atribut resmi untuk memudahkan proses identifikasi di lapangan.
Atribut tersebut antara lain kartu identitas (ID card) yang dilengkapi barcode verifikasi serta rompi resmi petugas sensus.
Masyarakat diimbau untuk memastikan kelengkapan identitas petugas sebelum memberikan data dan dapat menghubungi kantor BPS terdekat apabila membutuhkan verifikasi lebih lanjut. ***
Artikel Terkait
Mengendus Cuan Hijau, Begini Panduan Gen Z Pontianak Masuk ke Saham Tren NZA atau Net-Zero Ambition
Gak Perlu Takut Digantikan AI: Cara Kreatif Anak Muda Pontianak Mengubah Teknologi Menjadi Ladang Cuan Baru
Berburu Keringat di Bawah Lampu Kota: Sisi Finansial di Balik Tren "Night Run" Anak Muda Pontianak
Petouring Italia Tinggalkan Pontianak Setelah 12 Hari Bersama Komunitas Vespa FRKP
Kedubes Amerika Serikat Jakarta dan Amcor Untan Bekali Anak Muda Pontianak Keterampilan Mobile Journalism
BCA KCU Kubu Raya dan AKUB Pontianak Gelar Literasi Keuangan, Bekali Mahasiswa Siapkan Masa Depan Finansial