Viral Penahanan Relawan Gaza, KJRI Sebut WNI Alami Kekerasan Fisik

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB
Menyoroti kondisi terkini para relawan WNI Global Sumud Flotilla yang sempat ditangkap otoritas militer Israel saat menuju Gaza. (Dok. Instagram.com/@menluri)
Menyoroti kondisi terkini para relawan WNI Global Sumud Flotilla yang sempat ditangkap otoritas militer Israel saat menuju Gaza. (Dok. Instagram.com/@menluri)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Linimasa media sosial tengah ramai membicarakan kepulangan sembilan WNI relawan kemanusiaan yang sebelumnya sempat ditahan pasukan militer Israel saat mengikuti misi Global Sumud Flotilla (GSF) menuju Gaza, Palestina.

Sebelumnya, rombongan kapal relawan internasional tersebut dicegat saat berlayar dari Turki menuju Gaza pada Kamis (14/5/2026). Kini, seluruh WNI dipastikan telah dibebaskan dan berada bersama pihak Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul, Turki.

Baca Juga: Jogja Financial Festival 2026 Jadi Ajang Penguatan Inklusi Keuangan

Kepala Perwakilan KJRI Istanbul, Darianto Harsano, mengungkapkan adanya dugaan tindakan kekerasan fisik yang dialami para relawan Indonesia selama masa penahanan.

“Mereka selama 3-4 hari mengalami kekerasan fisik,” ujar Darianto sebagaimana dikutip dari unggahan Instagram resmi pada Jumat, 22 Mei 2026.

“Ada yang ditendang, dipukul, ataupun disetrum,” lanjutnya.

Meski demikian, Darianto memastikan seluruh relawan Indonesia kini berada dalam kondisi sehat dan terus didampingi oleh pihak KJRI Istanbul sebelum dipulangkan ke Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini bersama-sama 9 saudara-saudari kita yang bergabung dalam misi GSF (Global Sumud Flotilla). Mereka telah bersama kami dalam kondisi sehat walafiat,” katanya.

Sorotan publik juga mengarah pada video yang memperlihatkan Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, berada di Pelabuhan Ashdod saat para aktivis ditahan. Dalam video yang beredar, tampak sejumlah relawan berlutut dengan tangan terikat di belakang punggung mereka sambil meneriakkan dukungan untuk Palestina.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, memastikan pemerintah Indonesia terus mengawal proses pemulangan sembilan relawan tersebut hingga tiba kembali di Tanah Air.

“Konjen RI di Istanbul saat ini telah bersama dengan 9 relawan WNI yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0,” ujar Sugiono dalam keterangannya pada Kamis (21/5/2026). 

Baca Juga: Kolaborasi Hexa Helix Perkuat Daya Saing UMKM Pati

“Saya juga senang dapat berkomunikasi langsung dengan teman-teman para relawan melalui video call,” tambahnya.

Sugiono menegaskan pemerintah Indonesia akan memastikan seluruh proses pemulangan berjalan lancar dan para relawan dapat kembali dengan selamat.

“Pemerintah Indonesia akan terus memastikan proses pemulangan seluruh WNI ke Tanah Air berjalan dengan lancar dan dapat tiba kembali dengan selamat dan sesegera mungkin,” tandasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X