Modus Baru, Campur Uang Asli dan Palsu untuk Beli Motor

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 27 April 2026 | 20:43 WIB
Menyoroti dugaan kasus penipuan di showroom motor wilayah Jember, Jawa Timur hingga viral di media sosial. (Dok. Instagram.com/@infonesiaku.id)
Menyoroti dugaan kasus penipuan di showroom motor wilayah Jember, Jawa Timur hingga viral di media sosial. (Dok. Instagram.com/@infonesiaku.id)

PONTIANAKGLOBE.COM, JEMBER -- Dugaan penipuan dengan modus uang palsu terjadi di sebuah showroom motor di Jember, Jawa Timur dan viral di media sosial.

Peristiwa ini mencuat setelah video kejadian diunggah di Instagram @infonesia.id pada Minggu (26/4/2026). Dalam video tersebut, pemilik showroom mengaku nyaris tertipu saat melakukan transaksi jual beli motor.

Kasus bermula pada Jumat (24/4/2026) sore, saat seorang pembeli bernama Misdi (47) datang ke showroom di Kecamatan Kencong. Ia kemudian tertarik membeli motor Kawasaki Ninja dan terjadi negosiasi harga hingga disepakati Rp26 juta.

Baca Juga: 103 Anak Jadi Korban, Skandal Daycare Little Aresha Viral

Pemilik showroom, Hasan (45), sempat menunjukkan dokumen kendaraan seperti BPKB sebagai bagian dari proses transaksi. Pembeli pun meminta motor segera disiapkan, namun penjual menegaskan pembayaran harus dilunasi terlebih dahulu.

Misdi lalu menyerahkan uang tunai dalam bentuk 26 bundel pecahan Rp100 ribu. Setiap bundel tampak seperti bernilai Rp1 juta, sehingga sekilas terlihat sesuai dengan total harga yang disepakati.

Namun, kecurigaan muncul saat Hasan mulai menghitung uang tersebut. Ia menemukan kejanggalan pada tekstur dan tampilan beberapa lembar uang.

"Ini uang mainan, jumlahnya Rp25 juta. Mau dibelanjain buat motor. Saya tidak polos! (mudah dibohongi)," ujarnya.

Setelah diperiksa lebih lanjut, diketahui sebagian besar isi bundelan tersebut merupakan uang mainan. Modus yang diduga digunakan pelaku adalah menempatkan uang asli di bagian atas setiap bundel untuk mengelabui korban.

Menyadari hal tersebut, Hasan langsung mengamankan pelaku dan menghubungi pihak kepolisian.

Baca Juga: Telat Lagi? SMAN 7 di Sigi Tolak Pembagian MBG

Dalam situasi itu, Misdi sempat panik dan meminta agar persoalan diselesaikan secara kekeluargaan. Ia juga mengklaim tidak mengetahui bahwa uang yang dibawanya sebagian palsu, serta menyebut uang tersebut berasal dari hasil penjualan sapi.

"Ini hasil penjualan sapi," ujarnya.

Saat ini, kasus tersebut telah ditangani oleh Polres Jember. Polisi telah mengamankan barang bukti berupa uang asli dan uang mainan, serta masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X