Felix Siauw dan Rocky Gerung Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Sabtu, 14 Maret 2026 | 20:43 WIB
Sejumlah tokoh publik, Felix Siauw hingga Rocky Gerung menyoroti kasus teror terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. (Dok. Instagram.com/@felix.siauw - YouTube.com / Rocky Gerung Official)
Sejumlah tokoh publik, Felix Siauw hingga Rocky Gerung menyoroti kasus teror terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. (Dok. Instagram.com/@felix.siauw - YouTube.com / Rocky Gerung Official)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Video rekaman CCTV yang memperlihatkan insiden penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan, Andrie Yunus, beredar luas di media sosial dan memicu reaksi publik.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Salemba, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 12 Maret 2026 sekitar pukul 23.30 WIB.

Baca Juga: Guru SD Curhat MBG Datang Malam, Siswa Sampai Menunggu Lama

Sejumlah kalangan menilai rekaman CCTV itu memperlihatkan tindakan kekerasan yang dianggap sebagai bentuk teror terhadap aktivis HAM tersebut.

Sorotan juga datang dari penceramah sekaligus influencer dakwah, Felix Siauw.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @felix.siauw pada Sabtu (14/3/2026), ia mengecam keras tindakan tersebut.

"Kedzaliman itu bila dibiarkan, tinggal tunggu waktu kita yang jadi korbannya," tulis Felix.

Dalam pernyataannya, Felix turut menyinggung kasus serupa yang pernah dialami mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi, Novel Baswedan, pada 2017.

Menurutnya, pola teror terhadap sosok yang dianggap kritis terhadap praktik korupsi maupun penyalahgunaan kekuasaan terlihat kembali muncul.

"Kemarin Novel Baswedan, sekarang Andrie Yunus, polanya sama, setiap yang membahayakan praktik KKN dan kedzaliman, semua diancam, diteror, dibungkam," tulisnya.

Felix juga menduga serangan tersebut bukan tindakan spontan, melainkan berpotensi melibatkan perencanaan dari pihak tertentu.

Ia pun mendesak aparat kepolisian bergerak cepat untuk menangkap pelaku demi memastikan keamanan masyarakat sipil.

"Dengan alasan apapun, kepengecutan seperti ini jarang terjadi kalau tidak ada backup nya," tegas Felix.

"Polisi harus bisa gerak cepat, supaya keamanan dan kedamaian itu ada di Indonesia," tambahnya.

Sorotan lain datang dari pengamat politik Rocky Gerung yang menilai serangan terhadap Andrie Yunus memunculkan kegelisahan publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X