"Ini serius apa gimik? Jadi akan pamit dari YouTube?" tanya Deddy.
"Iya serius, pamit dari YouTube. Karena selama ini YouTube menjadikan saya 'beban', ya," jawab Bobon.
Bobon kemudian menjelaskan alasan di balik pernyataannya. Ia menyoroti durasi produksi konten yang panjang dan proses yang tidak sederhana.
"Tidak gampang membuat satu konten YouTube yang durasinya panjang, 15 menit ke atas, atau mungkin 1 jam," sebut Bobon.
Baca Juga: Rapat di Hotel Mewah Berujung Petaka, Laptop dan Uang Puluhan Juta Raib
Menurutnya, pola produksi yang ia bangun justru membuat biaya konten membengkak dan sulit ditutup secara optimal.
"Saya rasa saya menciptakan pola yang salah, sehingga tidak mampu tumbuh dengan baik di Indonesia," terangnya.
"Intinya adalah, saya menciptakan sebuah konten yang terlalu besar biayanya, walaupun memang dampaknya lebih besar dan luas bagi masyarakat," tukas Bobon.
Kini, publik menanti apakah rencana penjualan akun dengan jutaan pelanggan itu benar-benar terealisasi, atau akan ada kejutan lain dari sang kreator konten.***