Menurutnya, kesalahpahaman terhadap karya kerap terjadi dan bisa diluruskan melalui komunikasi langsung.
"Secara historikal juga ada terlalu banyak bukti yang menunjukkan bahwa dalam sebuah kesalahpahaman atau ada ketidaksesuaian penangkapan makna dari karya seni saya," tutur Pandji.
"Saya selalu bersedia untuk dialog," tukasnya.***
Artikel Terkait
Pandji Pragiwaksono dan Seni Mengkritik Tanpa Tersandung Hukum
Pandji: Saya Paling Banyak Kritik Anies, Tapi Bukan di Panggung Ini
Abraham Samad Kaget Pandji Dilaporkan, Singgung Bahaya KUHP Baru
Mahfud MD: Lawakan Pandji Tak Penuhi Unsur Penistaan Agama
Pandji Temui MUI, Tabayyun Materi Mens Rea yang Tuai Polemik
Pandji Terima Sanksi Adat Toraja: Simbol Maaf pada Leluhur