Pratikno Pastikan Sekolah Tak Lama Terhenti Meski Bencana Masih Menghantam

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 26 Desember 2025 | 07:32 WIB
Foto: Menko PMK Praktino  (Dok. Humas Kemenko PMK)
Foto: Menko PMK Praktino (Dok. Humas Kemenko PMK)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANDA ACEH -- Pemerintah mulai mengembalikan layanan pendidikan di wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Setelah satu bulan pascabencana, proses pemulihan sekolah terus dipercepat agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama.

Baca Juga: Tenaga Medis Dinilai Tak Tepat, IDI Ungkap Risiko Kesehatan Pascabanjir

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan kesiapan sekolah di Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah mendekati 90 persen.

Sementara di Aceh, sebagian besar sekolah masih dalam tahap persiapan akhir sebelum kembali beroperasi.

“Di Aceh, 65 persen sekolah telah disiapkan untuk beroperasi kembali melalui pembersihan dan revitalisasi fasilitas. Untuk Sumatera Utara dan Sumatera Barat, kesiapan operasional sekolah sudah mendekati 90 persen. Pemerintah berkomitmen memulai kembali proses belajar mengajar formal pada Januari 2026,” ujar Pratikno dalam Perkembangan Harian BNPB yang disiarkan langsung dari Aceh, Kamis (25/12/2025).

Ia menjelaskan, pemulihan pendidikan menjadi prioritas utama karena menyangkut keberlanjutan masa depan anak-anak di wilayah terdampak.

Pemerintah bersama relawan terus melakukan pembersihan ruang kelas, penataan lingkungan sekolah, serta perbaikan sarana dan prasarana yang rusak akibat bencana.

Baca Juga: Banjir Usai, Hidup Belum Pulih: Cerita Sunyi Pengungsi Sumatera

Di sejumlah daerah, proses perbaikan masih berlangsung untuk memastikan sekolah aman digunakan.

Pemerintah menegaskan keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik menjadi pertimbangan utama sebelum pembelajaran tatap muka kembali dimulai.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X