Menko PMK Imbau Warga Waspada Cuaca Selama Libur Nataru

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 26 Desember 2025 | 07:18 WIB
Foto: Menko PMK Praktino  (Dok. Pemprov Sulses)
Foto: Menko PMK Praktino (Dok. Pemprov Sulses)

PONTIANAKGLOBE.COM, BANDA ACEH -- Pemerintah mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dengan memantau informasi resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Imbauan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno usai mengikuti rapat penanganan bencana di Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Kamis (25/12/2025).

Baca Juga: Pesan Natal Prabowo untuk Korban Banjir Sumatera: Negara Tidak Diam

Pratikno meminta masyarakat yang bepergian selama masa liburan agar selalu mengikuti peringatan cuaca dari BMKG, BNPB, serta pihak berwenang setempat demi mengutamakan keselamatan.

“Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama libur Natal dan Tahun Baru, diharapkan terus memantau informasi dari BMKG, BNPB, maupun otoritas setempat. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.

Khusus bagi warga yang terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Pratikno mengingatkan agar tetap siaga karena hujan masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan, meski dengan intensitas ringan.

Ia menyebut BMKG memprakirakan hujan ringan masih akan turun selama sepekan ke depan di wilayah tersebut, sehingga masyarakat diminta mewaspadai perubahan cuaca yang dinamis.

Selain itu, Pratikno mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk terus bergotong royong membantu para korban bencana di Sumatera maupun daerah lain di Tanah Air.

Menurutnya, pergantian tahun dari 2025 menuju 2026 berlangsung dalam suasana keprihatinan akibat berbagai bencana alam.

Baca Juga: Tenaga Medis Dinilai Tak Tepat, IDI Ungkap Risiko Kesehatan Pascabanjir

Ia mengajak masyarakat untuk berdoa dan memberikan dukungan agar para korban dapat segera bangkit dan pulih.

“Marilah kita sambut tahun 2026 dengan penuh harapan, saling bahu-membahu, bangkit bersama, dan membangun Indonesia yang lebih baik,” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X