Berhari-hari Terisolasi Tanpa Listrik, Tangis Warga Pulau Tiga Pecah Saat Relawan Akhirnya Datang

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 24 Desember 2025 | 18:50 WIB
Kondisi warga Pulau Tiga, Aceh Tamiang yang belum terjamah bantuan sejak banjir bandang.  (Dok. TikTok/afdhalkm)
Kondisi warga Pulau Tiga, Aceh Tamiang yang belum terjamah bantuan sejak banjir bandang. (Dok. TikTok/afdhalkm)

PONTIANAKGLOBE.COM, ACEH TAMIANG -- Rasa haru menyelimuti warga Desa Pulau Tiga, Aceh Tamiang, saat bantuan relawan akhirnya tiba setelah mereka berhari-hari terisolasi pascabanjir bandang.

Kedatangan relawan menjadi momen emosional bagi warga yang selama ini bertahan dalam keterbatasan dan kegelapan tanpa akses bantuan.

Baca Juga: Hashim Sebut Ada Dalang di Balik Isu Sawit Prabowo, Siapa Mereka?

Peristiwa tersebut terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @afdhalkm pada Selasa (23/12/2025). Dalam rekaman itu, warga tampak menyambut relawan dengan mata berkaca-kaca, menandai berakhirnya penantian panjang yang penuh kecemasan.

Selama banjir hingga air surut, Desa Pulau Tiga nyaris terputus total dari dunia luar. Warga bertahan dengan persediaan seadanya tanpa pendampingan siapa pun.

“Terima kasih sudah kemari nengok kami, melihat keadaan kami di sini,” ucap seorang wanita dalam video tersebut.

Ungkapan itu mencerminkan betapa besar arti kehadiran relawan bagi warga, bukan hanya membawa bantuan logistik, tetapi juga harapan dan rasa tidak sendirian menghadapi musibah.

Kondisi desa semakin berat karena gelap gulita telah lama menyelimuti wilayah tersebut. Akses listrik dilaporkan padam bahkan sebelum banjir bandang melanda.

“Karena belum ada relawan yang datang ke kampung kami, sama sekali,” lanjut wanita tersebut.

Baca Juga: Dugaan Korupsi BAZNAS, Mantan Kajari Enrekang Tak Berkutik di Kejagung

Ia menambahkan bahwa situasi tanpa penerangan telah berlangsung lama.

“Dari sebelum banjir memang sudah mati lampu,” pungkasnya.

Kehadiran relawan menjadi titik awal pemulihan bagi warga Pulau Tiga. Meski akses dan infrastruktur masih rusak, perhatian dan kepedulian dari luar memberi kekuatan baru untuk bangkit bersama.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X