Sampah di Ciputat Belum Terangkut, David Nurbianto Angkat Suara

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 15 Desember 2025 | 21:21 WIB
Tangkapan layar kondisi sampah yang berserakan di jalan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan.  (Dok. Instagram/david_nurbianto)
Tangkapan layar kondisi sampah yang berserakan di jalan kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. (Dok. Instagram/david_nurbianto)

PONTIANAKGLOBE.COM, TANGERANG SELATAN -- Komedian David Nurbianto mengungkap keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, yang dipenuhi tumpukan sampah dan belum tertangani dengan baik.

Kritik tersebut disampaikan David melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya, @david_nurbianto, pada Sabtu, 13 Desember 2025. Dalam video itu, ia mempertanyakan keseriusan pengelolaan sampah di wilayah Ciputat yang menurutnya sudah masuk kategori darurat.

“Ciputat darurat sampah, Tangsel bagaimana ini?” ujar David dalam unggahannya.

Baca Juga: Madu dan Kurma, Sumber Bahagia Anak-Anak di Pengungsian

David menyebut sampah terlihat menumpuk di banyak titik yang dilalui aktivitas warga. Salah satu lokasi yang disorot adalah kawasan Pasar Ciputat, yang menurutnya menimbulkan bau menyengat akibat sampah yang tak kunjung diangkut.

“Pasar Ciputat bau banget itu. Di setiap sudut sampah numpuk, di bawah flyover,” ucapnya.

Ia juga menyebut kondisi serupa terjadi di sepanjang jalan dari Flyover Ciputat hingga kawasan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ). Sampah tampak berjajar di depan ruko-ruko dan badan jalan, seolah dibiarkan tanpa penanganan.

“Dari flyover Ciputat sampai UMJ, di depan ruko-ruko sampah belum pada diangkut,” lanjut David.

Dalam pernyataannya, David menyinggung ironi kondisi tersebut dengan citra Tangerang Selatan sebagai kawasan perkotaan modern yang dipenuhi perumahan elite dan fasilitas olahraga. Namun, persoalan mendasar seperti pengelolaan sampah justru luput dari perhatian.

“Warga Tangsel itu ironis. Perumahan elit banyak, lapangan padel banyak,” katanya.

Ia pun mempertanyakan solusi bagi warga jika sistem pengelolaan sampah tidak berjalan semestinya.

“Buang sampahnya ke mana? Masa ke jalanan?” ujar David.

Baca Juga: Zulhas Turun ke Aceh Utara, Bawa Bantuan dan Dengarkan Keluhan Pengungsi

Di akhir videonya, David meminta pemerintah daerah untuk segera turun tangan dan bertanggung jawab atas kondisi tersebut. Ia menilai persoalan sampah bukan hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut kesehatan dan kenyamanan warga.

“Siapa yang tanggung jawab kalau sudah begini? Ayo pemimpin pada hadir,” pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X