Karena itu, ia menilai Indonesia harus segera memanfaatkan momentum saat ini dengan memperbaiki kualitas sumber daya manusia. Hashim membandingkan kondisi Indonesia dengan Korea Selatan pada dekade 1960-an.
“Tahun 60 ekonomi Indonesia jauh di atas Korea Selatan. (Sekarang) ekonomi kita per kapita 1/10 dari Korea Selatan,” kata Hashim.
Baca Juga: Korban WO Ayu Puspita Tembus 207 Orang, Kerugian Capai Rp11,5 Miliar
Ia menegaskan bahwa faktor utama ketertinggalan Indonesia terletak pada kualitas sumber daya manusia, khususnya pendidikan.
“Adalah sumber daya manusia, tidak ada jawaban lain,” tegasnya.
Hashim menambahkan, mutu pendidikan nasional Indonesia masih tertinggal dibandingkan banyak negara lain.
“(Mutu pendidikan nasional) di antara 70 negara Indonesia ketinggalan jauh kita peringkat nomor 63 dari 70 negara,” pungkasnya.***
Artikel Terkait
9 Karyawan Swasta Gugat UU HPP ke MK, Nilai Pajak Pesangon dan Pensiun Tidak Adil
Menkeu Purbaya Bongkar Modus Baru Oknum Pajak, Ini Langkah Tegasnya!
Menkeu Purbaya Ungkap Tantangan Berat Kejar Target Pajak di Tengah Ekonomi Lesu
MUI Putuskan Fatwa Pajak Berkeadilan, PBB Rumah Tinggal Dinilai Tak Layak Dipungut
Dua Sektor Melemah, Target Pajak Melonjak: APBN 2026 Terancam
Larangan Balpres Memanas, Purbaya Sindir Pengusaha Paling Berisik Diduga Tak Bayar Pajak