BNPB Ungkap Data Mengerikan: 753 Korban Jiwa dalam Satu Pekan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Rabu, 3 Desember 2025 | 16:14 WIB
Menyoroti fakta terkini penanganan bencana alam di Sumatera, dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat.  (Dok. BNPB)
Menyoroti fakta terkini penanganan bencana alam di Sumatera, dari Aceh, Sumatera Utara, hingga Sumatera Barat. (Dok. BNPB)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data korban banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada Rabu, 3 Desember 2025.

Dalam laporan yang diakses melalui situs resmi BNPB pukul 09.00 WIB, tercatat 753 orang meninggal dunia, 650 orang masih dinyatakan hilang, sementara korban luka mencapai 2.600 jiwa. Selain itu, sebanyak 576.300 warga harus mengungsi dari wilayah terdampak.

Baca Juga: Dugaan Rp100 Miliar Masuk PBNU: KPK Siapkan Langkah Hukum Baru untuk Maming

Melihat skala bencana yang begitu besar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah menyalurkan bantuan sekitar Rp25 miliar.

“Untuk keseluruhan sudah kira-kira mencapai sekitar Rp25 miliar,” ujar Gus Ipul pada Rabu, 3 Desember 2025.

Ia menyebut bantuan tersebut mencakup natura, kebutuhan dapur umum, hingga dukungan lain yang dibutuhkan korban di lokasi.

“Dalam bentuk natura maupun juga dalam bentuk-bentuk lain yang dipergunakan untuk keperluan dapur umum,” sambungnya.

Gus Ipul menjelaskan bahwa anggaran itu tidak hanya digunakan untuk kebutuhan bahan baku dapur umum, tetapi juga untuk membiayai sumber daya manusia di lapangan.

“Ya dapur umum itu ada belanja-belanja bahan bakunya, tapi juga ada pembiayaan untuk SDM-nya,” jelasnya.

“Jadi semuanya itu kita coba terus bisa cukupi,” tambahnya.

Ia juga melaporkan bahwa lebih dari 570 personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) dikerahkan untuk mendukung operasional 30 titik dapur umum.

“Kita ada sekitar 30 dapur umum yang mandiri, yang dilakukan oleh masyarakat maupun yang dibuat oleh Kementerian Sosial,” kata Gus Ipul.

Baca Juga: Prediksi Mengejutkan Kemenhub: Puncak Mudik Jatuh pada 24 Desember

“SDM Tagana juga berada di sana, ada sekitar 570 lebih SDM Tagana yang bekerja atau menjadi relawan di dapur-dapur umum kita,” lanjutnya.

Selain Tagana, unsur TNI dan Polri turut terlibat dalam penyediaan bahan baku dan penguatan dapur umum bagi korban.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X