“Kita lihat yang terdampak paling banyak kita hitung, yang berat, janganlah yang kecil-kecil,” ucapnya.
“Kalau Sumatera Barat itu kan 8 wilayah, semuanya terdampak, tapi yang paling berat itu 8. Kemudian Sumatera Utara, taruh yang paling berat 8 aja jadi 16 wilayah ditambah Aceh,” lanjutnya.
Baca Juga: Hujan Mereda, Ancaman Masih Membayangi: BNPB Ungkap Fakta Terbaru Bencana Sumbar
Sementara itu, surat bernomor 360/565/BPBD/2025 yang ditandatangani Bupati Haili Yoga pada 27 November 2025 viral di media sosial. Dalam surat tersebut, Pemda mengaku tak mampu menangani bencana yang melanda Aceh Tengah.
“Dampak dari bencana tersebut telah menelan korban jiwa sebanyak 15 orang, 3.123 KK mengungsi dan angkanya terus bertambah akibat banjir luapan, banjir bandang hingga tanah longsor,” tulis keterangan dalam surat itu.
“Mengingat kondisi dampak bencana ini, kami selaku Bupati Aceh Tengah menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya,” tukasnya.***
Artikel Terkait
Banjir Bandang dan Longsor Lumpuhkan Tapteng: Situasi Makin Parah
Longsor Beruntun di Sibolga, BNPB Turunkan Helikopter Besar untuk Operasi Darurat
Banjir Bandang hingga Longsor: Agam Dilanda Bencana Terburuk dalam Tahun Ini
BNPB Ungkap 50 Km Longsor Putus Akses Tapanuli–Sibolga, Evakuasi Terhambat
Bobby Nasution Buka Suara: Warga Tak Salah 100 Persen, Mereka Sudah Berhari-hari Tak Makan
Kayu Gelondongan Hantam Pemukiman, BNPB Kirim 100 Senso untuk Bongkar Kerusakan di Tapsel