Bupati Mengaku Tak Mampu, BNPB Bilang Tak Perlu Dibesar-besarkan

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 1 Desember 2025 | 13:29 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto, merespons tentang surat Bupati Aceh Tengah terkait penanganan bencana. (Dok. Instagram/bnpb_indonesia)
Kepala BNPB, Suharyanto, merespons tentang surat Bupati Aceh Tengah terkait penanganan bencana. (Dok. Instagram/bnpb_indonesia)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menanggapi ramainya surat Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang menyebut daerahnya tak mampu menangani bencana.

Suharyanto menjelaskan bahwa Aceh Tengah memang menjadi satu-satunya wilayah yang belum dapat ditembus untuk penyaluran bantuan.

Baca Juga: 442 Tewas, 402 Hilang: Mengapa RI Belum Tetapkan Darurat Nasional?

Ia memastikan mulai Senin, 1 Desember 2025, akses menuju daerah tersebut akan mulai terbuka sehingga distribusi logistik bisa segera dilakukan.

“Aceh Tengah ini satu-satunya yang masih belum bisa ditembus, tapi besok (re: hari ini) sudah bisa masuk, bantuan juga sudah bisa masuk ke sana,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers pada Minggu, 30 November 2025.

Begitu jalur bantuan terbuka, BNPB disebutnya akan menyamakan prioritas penanganan di semua wilayah terdampak.

Terkait surat Bupati Aceh Tengah, Suharyanto menilai dokumen tersebut sebagai laporan tambahan mengenai kondisi lapangan.

“Tidak perlu dibesar-besarkan karena justru kita dengan adanya surat itu kita lebih memprioritaskan,” kata Suharyanto.

“Memang Aceh Tengah tergolong kabupaten/kota yang terdampak, parah atau tidaknya nggak ngerti ya karena masih susah dihubungi,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa akses darat menuju Aceh Tengah masih terputus.

“Aceh Tengah ini belum bisa diakses lewat darat karena Jalan Nasional Bireuen-Takengon masih putus, Bener Meriah juga masih putus karena Jalan Nasional Bener Meriah-Aceh Tengah-Bireuen ini juga masih putus,” paparnya.

Suharyanto menambahkan bahwa komunikasi ke wilayah tersebut masih terbatas meski perlahan membaik.

“Aceh Tengah terbatas, tapi sudah bisa berkomunikasi dengan pejabat, dengan personil BNPB yang sudah masuk ke Aceh Tengah,” ucap Suharyanto.

“Tapi, untuk komunikasi secara masyarakat banyak ini belum lancar, kami akan tingkatkan terus,” lanjutnya.

Ia menyebut BNPB sedang memetakan daerah dengan dampak paling berat untuk memprioritaskan penanganan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X