Rilis BPS Kalbar, Indeks Harga Konsumen Oktober 2025 terjadi Inflasi 2,07 persen

photo author
Wilhelmus Triputra, Pontianak Globe
- Selasa, 4 November 2025 | 15:07 WIB
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (Wilhelmus Triputra)
Badan Pusat Statistik Kalimantan Barat. (Wilhelmus Triputra)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat merilis beberapa indikator strategis terkait diantaranya; Indeks Harga Konsumen Oktober 2025, Perkembangan Nilai Tukar Petani Oktober 2025, Perkembangan Ekspor dan Impor September 2025, Perkembangan Pariwisata September 2025, Perkembangan Transportasi September 2025, dan Luas Panen dan Produksi Padi.

Untuk perkembangan indeks harga konsumen pada Oktober 2025 terjadi inflasi year on year (yoy) di Provinsi Kalimantan Barat sebesar 2,07 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Ketapang sebesar 3,06 persen. Kemudian untuk Nilai Tukar Rupiah (NTP) Kalimantan Barat Oktober 2025 sebesar 173,39 poin atau naik 1,64 persen dibanding September 2025. Sedangkan Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Kalimantan Barat Oktober 2025 sebesar 177,29 poin, atau naik sebesar 1,35 persen dibanding September 2025.

Untuk perkembangan nilai ekspor dan impor, Nilai Ekspor September 2025 senilai US$90,94 juta, turun 49,37 persen dibandingkan Agustus 2025. Nilai Impor September 2025 senilai US$91,25 juta, turun 18,73 persen dibandingkan Agustus 2025. Sedangkan Nilai neraca perdagangan Kalimantan Barat pada September 2025 defisit US$0,31 juta, turun 100,46 persen dibandingkan dengan Agustus 2025.

Pada Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Kalimantan Barat pada September 2025 mencapai 52,45 persen, mengalami penurunan sebesar 1,66 persen poin (y-on-y) dan naik 3,26 persen poin (m-to-m). Untuk perkembangan transportasi di Kalimantan Barat, jumlah penumpang angkutan udara dalam negeri yang datang ke Kalimantan Barat pada Bulan September 2025 sebanyak 101.818 orang, turun 5,80 persen dibandingkan Agustus 2025. Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang datang pada Bulan September 2025 sebanyak 7.198 orang, naik 19,71 persen dibandingkan Agustus 2025.

Sementara itu, Luas panen padi di Provinsi Kalimantan Barat pada 2025 diperkirakan sekitar 264,05 ribu hektare, mengalami kenaikan sebesar 16,85 ribu hektare atau 6,81 persen dibandingkan luas panen padi di 2024. Produksi padi dalam bentuk Gabah Kering Giling (GKG) di Provinsi Kalimantan Barat pada 2025 diperkirakan sebanyak 774,91 ribu ton GKG, mengalami kenaikan sebanyak 10,12 ribu ton GKG atau 1,32 persen dibandingkan produksi padi GKG di 2024

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Wilhelmus Triputra

Tags

Rekomendasi

Terkini

X