Teguran Soal Layangan, Anak di Kubu Raya Bacok Ayah Kandungnya, Begini Kondisi Korban Saat Ini

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 14 Oktober 2025 | 20:52 WIB
Ilustrasi pembacokan.
Ilustrasi pembacokan.

PONTIANAKGLOBE.COM, KUBU RAYA -- Seorang pria bernama Peri (27) diamankan polisi setelah diduga membacok ayah kandungnya, Aspahani (65), di Desa Jeruju Besar, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Senin (13/10/2025) siang.

Insiden berdarah itu dipicu oleh tegur-menegur soal layangan di rumah mereka.

Baca Juga: Provider XL Tidak Bisa Chat WA, Warga Sekayam Beralih ke Starlink

Kapolsek Sungai Kakap, Ipda Dolas Zimmi Saputra Nainggolan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut, kejadian yang tergolong kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.

“Kami menerima laporan adanya peristiwa KDRT antara anak dan orang tua. Pelaku merupakan anak kandung korban dan sudah kami amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Ipda Dolas, Selasa (14/10/2025).

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), peristiwa bermula saat korban menegur anaknya agar berhenti membuat layangan karena waktu salat Zuhur sudah dekat.

Aspahani bahkan sempat mengancam akan membakar layangan tersebut jika Peri tidak berhenti.

Teguran itu justru memicu pertengkaran.

Peri dikabarkan menjawab dengan nada menantang hingga sang ayah menarik rambutnya.

Baca Juga: Indonesia Siap Turun ke Medan Damai, Prabowo Beberkan Isi KTT Gaza

Cekcok berubah menjadi perkelahian.

Dalam kondisi emosi, Peri mengambil parang pemotong rumput dari ruang tengah rumah dan mengayunkannya ke arah ayahnya.

Aspahani berusaha menahan dan memeluk pelaku untuk merebut senjata, namun malah terkena tebasan di punggung dan bahu kiri.

“Korban mengalami dua luka di punggung dan satu di bahu kiri. Warga sekitar sempat panik menyaksikan kejadian itu, namun pelaku kemudian menyerahkan parang kepada tetangga,” jelas Kapolsek.

Korban segera dilarikan ke RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie, lalu dirujuk ke RSUD dr. Soedarso Pontianak untuk menjalani operasi karena luka yang cukup parah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X