Tiga Siswa MTs Hilang Terseret Arus di Pantai Kendawangan, Tim SAR Masih Lakukan Pencarian

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:39 WIB
Tim SAR Ketapang bersama unsur TNI AL, Polairud, serta warga menyisir perairan Pantai Anjir menggunakan perahu karet untuk mencari tiga siswa yang hilang terseret arus. (Dok. SAR Ketapang)
Tim SAR Ketapang bersama unsur TNI AL, Polairud, serta warga menyisir perairan Pantai Anjir menggunakan perahu karet untuk mencari tiga siswa yang hilang terseret arus. (Dok. SAR Ketapang)

PONTIANAKGLOBE.COM, KENDAWANGAN, KETAPANG -- Suasana tenang di Pantai Anjir, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, mendadak berubah mencekam pada Rabu (8/10/2025) pagi.

Tiga siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) At-Taqwa Kendawangan dilaporkan hilang setelah terseret arus saat bermain di tepi pantai.

Baca Juga: Detik-detik KMP Tunu Pratama Jaya Tenggelam di Selat Bali, Kemenhub Sebut Alami Distress

Ketiga korban diketahui bernama Kevin, Taufik, dan Absar, yang masih duduk di bangku kelas VIII.

Mereka merupakan warga Dusun Pematang, Desa Kendawangan Kiri.

Koordinator Pos SAR Ketapang, Ayup, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 10.10 WIB dari Danpos AL Kendawangan.

“Kami mendapat informasi tiga anak laki-laki terseret arus ketika mandi di Pantai Anjir. Tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian,” ujarnya.

Berdasarkan keterangan awal, sekitar pukul 08.00 WIB tujuh pelajar bermain air di bibir pantai.

Tak lama kemudian, seorang di antaranya berlari melapor ke guru olahraga bahwa tiga rekannya terbawa arus dan tenggelam.

Warga yang berada di sekitar lokasi sempat melakukan pencarian dengan perahu kecil, namun hasilnya nihil.

Mereka kemudian meminta bantuan kepada tim SAR.

“Air sedang pasang dan ombak cukup besar pagi itu. Kami sudah coba turun pakai perahu, tapi arusnya deras sekali,” tutur Roni (34), warga sekitar yang ikut membantu pencarian sejak pagi.

Baca Juga: Remaja Pontianak Tenggelam di Riam Angan Landak, Awalnya Dikira Hanya Bercanda

Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Pontianak mengirim satu tim penyelamat dari Pos SAR Ketapang sekitar pukul 10.28 WIB menggunakan kendaraan Rescue D.Max.

Tim tersebut dilengkapi perahu karet, peralatan navigasi, komunikasi, medis, serta perlengkapan penyelamatan di air.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X