Baret Biru TNI di Kongo Bawa Amanat Prabowo, 'Seribu Kawan Terlalu Sedikit!'

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 18:20 WIB
Di tengah konflik berkepanjangan di Gaza, sejumlah prajurit Indonesia mengatakan siap diberangkatkan sebagai bagian dari misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) apabila ditugaskan. Mereka datang bukan untuk berperang, melainkan untuk membawa misi kemanusiaan. (Dok. Tim Media Prabowo)
Di tengah konflik berkepanjangan di Gaza, sejumlah prajurit Indonesia mengatakan siap diberangkatkan sebagai bagian dari misi perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) apabila ditugaskan. Mereka datang bukan untuk berperang, melainkan untuk membawa misi kemanusiaan. (Dok. Tim Media Prabowo)

“Berbeda dengan misi di Lebanon, konflik di Kongo lebih kompleks karena melibatkan pertikaian antarsuku. Banyak kelompok bersenjata terbentuk dari milisi akibat ketidakpercayaan satu sama lain. Kami berharap kehadiran kami dapat membawa perubahan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Baca Juga: Aksi Liar Mata Elang atau Debt Collector di Jalanan, Cekcok dengan Polisi, Warga Sampai Lempari Mobil

Latihan pra-keberangkatan yang dijalani pasukan, lanjutnya, telah membekali kemampuan menghadapi situasi kompleks di medan operasi.

“Latihan yang kami jalani di bawah pembinaan TNI sangat memadai. Kami dibekali pengetahuan tentang apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Kami berkomitmen berpegang pada SOP dan ROE, serta menjaga nama baik Indonesia,” katanya.

Menutup pernyataannya, Kolonel Fardin menegaskan bahwa pasukan Garuda membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo: “Seribu kawan terlalu sedikit, satu musuh terlalu banyak.”

“Kami hadir bukan hanya mewakili TNI, tetapi juga bangsa Indonesia. Amanat Presiden ini akan kami pegang teguh — untuk terus membawa nama baik dan semangat perdamaian Indonesia di dunia internasional,” tandasnya. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X