Pesan Tegas Prabowo di HUT TNI, Jangan Ketinggalan Teknologi dan Jaga SDA

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 5 Oktober 2025 | 13:34 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa poin penting saat upacara HUT ke-80 TNI.  (YouTube @Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan beberapa poin penting saat upacara HUT ke-80 TNI. (YouTube @Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025).

Dalam amanatnya, Kepala Negara menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh prajurit TNI, mulai dari peran dalam menjaga kekayaan alam Indonesia hingga pentingnya pembaruan organisasi untuk menghadapi kemajuan teknologi.

Baca Juga: HMI Cabang Singkawang Himbau Mahasiswa Tetap Junjung Tinggi Nilai Demokrasi Saat Sampaikan Aspirasi

Presiden Prabowo menekankan pentingnya peran TNI dalam membantu pemerintah pusat dan daerah melindungi serta mengelola sumber daya alam nasional.

Ia menilai kekayaan alam Indonesia merupakan modal utama untuk menghapus kemiskinan dan membangun kesejahteraan rakyat.

“TNI harus bantu pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjaga kekayaan kita, sumber daya alam kita,” ujar Prabowo.

“Kekayaan kita harus diselamatkan, dikelola dengan bijak, untuk menghapus kemiskinan dari bangsa Indonesia,” sambungnya.

Prabowo menegaskan, pengelolaan kekayaan alam secara berkelanjutan adalah fondasi menuju Indonesia yang maju, modern, dan makmur.

Ia juga meminta TNI turut berperan aktif dalam penegakan hukum untuk mencegah penyalahgunaan sumber daya nasional.

Baca Juga: Workshop dan Pertunjukan Sastra Lisan Karungut Menjadi Stimulus Tumbuh Kembangnya Sastra Lisan Kalimantan Barat

Presiden turut menekankan pentingnya adaptasi TNI terhadap kemajuan teknologi dan perubahan zaman.

Ia memerintahkan Panglima TNI serta para kepala staf angkatan untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap struktur organisasi dan mengganti sistem yang sudah tidak relevan.

“Saya perintahkan Panglima TNI dan para kepala staf untuk terus mengkaji perkembangan teknologi dan organisasi. Bila perlu, organisasi yang usang diganti dengan yang lebih tepat untuk kepentingan bangsa,” tegasnya.

Menurut Prabowo, kemampuan beradaptasi menjadi kunci agar TNI mampu menghadapi berbagai tantangan pertahanan masa depan.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi siber dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di bidang pertahanan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X