Ara Ingatkan HIPMI: KUR Perumahan untuk UMKM, Pengusaha Berniat Buruk Jangan Ikut

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Minggu, 7 September 2025 | 22:59 WIB
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait minta HIPMI selektif memilih anggota yang ikut KUR Perumahan. (Tangkapan layar YouTube HIPMI TV)
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait minta HIPMI selektif memilih anggota yang ikut KUR Perumahan. (Tangkapan layar YouTube HIPMI TV)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan berpihak kepada pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).

Maruarar yang akrab disapa Ara itu menyebut KUR Perumahan merupakan program yang lahir pada era Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga: Wagub Krisantus Hadiri Pernikahan Anak Anggota DPR RI, Paolus Hadi

“KUR Perumahan adalah program Presiden Prabowo yang berpihak kepada UMKM. Sepanjang sejarah Indonesia merdeka, baru kali ini ada KUR perumahan,” ujar Ara dalam acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Menteng Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (7/9/2025).

Menurutnya, KUR Perumahan terbagi dalam dua sisi, yaitu supply dan demand.

Baca Juga: Administrator Apostolik KAP Lakukan Kunjungan Kanonik Perdana di Dekanat Pontianak

“Supply itu untuk kontraktor, developer, dan toko bangunan dengan total dana Rp117 triliun, jumlah yang sangat besar,” jelasnya.

Ara pun berpesan agar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) benar-benar selektif dalam mengkurasi anggotanya yang ingin terjun ke sektor perumahan.

“Saya minta HIPMI mengkurasi anggotanya, simpatisannya, atau jaringannya secara serius. Betul nggak dia kontraktor, riil nggak, ada karyanya nggak? Itu harus diprofiling dengan benar,” tegasnya.

Baca Juga: Misbakhun Usulkan Tarif PPN Turun Jadi 10 Persen, Diyakini Ringankan Rakyat dan Dongkrak Sektor Riil

Ara juga mengingatkan adanya kasus korupsi terkait KUR yang pernah terjadi.

Ia berharap hal itu tidak terulang di lingkungan HIPMI.

“KUR ini pernah ada yang disalahgunakan untuk korupsi dan pelakunya sudah ditangkap. Saya berdoa tidak ada anak HIPMI yang terseret kasus korupsi KUR,” katanya.

Ia menegaskan, pengusaha yang tidak beritikad baik sebaiknya tidak ikut program ini.

“Pengusaha itu ada yang benar, ada yang pura-pura benar, ada yang tidak benar. Sebaiknya yang tidak benar jangan ikut,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X