Prosesi tahbisan berlangsung di Stadion Baning, Sintang, dihadiri ribuan umat Katolik dan pejabat gereja nasional maupun internasional.
Kepedulian Samuel terhadap lingkungan hidup tercermin dalam pendirian Rumah Pelangi pada 2008 di Dusun Gunung Benuah, Desa Teluk Bakung, Kabupaten Kubu Raya.
Lahan seluas 90 hektar ini dimanfaatkan untuk konservasi hutan, sebagai respon terhadap kerusakan ekosistem akibat pembangunan jalan baru di Kalimantan.
Atas dedikasinya, Samuel menerima Penghargaan Kalpataru kategori Pembina Lingkungan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Hari Lingkungan Hidup, 5 Juni 2012.
Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Komisi Pengembangan Sosial Ekonomi KWI sejak 2018.
Jabatan Terbaru
Sejak 30 Agustus 2025, Mgr Samuel memegang amanah sebagai Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, menyusul pengunduran diri Mgr Agustinus Agus.
Ia terus menjadi tokoh penting dalam pengembangan pastoral dan sosial-ekonomi di lingkungan Gereja Katolik Indonesia.
Samuel Oton Sidin dikenal dengan semboyan hidupnya, "Non ego sed Christus in me" – Bukan aku tetapi Kristus di dalam aku – yang mencerminkan dedikasi dan semangat pengabdiannya baik dalam karya pastoral maupun pelestarian lingkungan hidup. ***
Artikel Terkait
Mgr Agustinus Agus akan Pimpin Vesper Agung untuk Tahbisan Uskup Sanggau Mgr Valentinus Saeng CP
Vesper Agung Jelang Tahbisan Mgr Valentinus Saeng CP, Uskup Agustinus Katakan Jadilah Gembala yang Baik
Paus Leo XIV Umumkan Sejumlah Penunjukan Baru, Termasuk Uskup Christophorus Tri Harsono dan Konsultan Ekumenis Internasional
Nyarumkop Punya Tempat Teduh Baru, Uskup Agustinus dan Dango Page
Uskup Agustinus Sambut Silaturahmi Kapolresta Pontianak
Resmi! Paus Leo XIV Tunjuk Mgr Samuel Oton Sidin OFM Cap Jadi Administrator Apostolik Keuskupan Agung Pontianak, Terima Pengunduran Mgr Agustinus Agus