Sistem ini menggunakan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai Lithium-ION untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan fitur Engine Auto Stop saat kendaraan berhenti.
Baca Juga: Sri Mulyani Terkesan Model Ekonomi China, Singgung Dunia Perlu Belajar dari RRT
Klaim tersebut memang menjanjikan, namun masih perlu pengujian lebih lanjut untuk penggunaan jangka panjang. Berikut adalah beberapa kekurangan Suzuki Fronx yang perlu diketahui:
Kekurangan Suzuki Fronx
-
Tidak Tersedia Mesin Turbo di Indonesia
Suzuki Fronx sebenarnya tersedia dengan mesin 1.0L Boosterjet turbo yang bertenaga di beberapa negara. Namun, di Indonesia, hanya tersedia mesin 1.5L dan varian 1.5L Mild Hybrid yang lebih fokus pada efisiensi bahan bakar. -
Material Kabin yang Masih Standar
Meskipun desain interior cukup elegan, material kabin masih didominasi plastik keras dan bahan kain standar. Selain itu, ruang kaki di baris kedua tidak terlalu luas, dengan kursi belakang yang tidak dapat diatur kemiringannya. -
Tidak Ada Fitur Auto Door Lock
Suzuki Fronx belum dilengkapi dengan fitur Auto Door Lock berbasis sensor kecepatan. Pengguna masih harus mengunci pintu secara manual. Fitur Power Tail Gate untuk membuka dan menutup bagasi belakang secara otomatis juga belum tersedia. ***
Artikel Terkait
Kelemahan dan Kekurangan Suzuki Jimny 5 Pintu Dibandingkan Kompetitor Sesama SUV Sekelasnya
Perbandingan antara Suzuki XL 7 vs Suzuki Jimny 5 Pintu, Ternyata Alasan Ini yang Membuat Orang Pilih Jimny Sang Legenda
10 Alasan Memilih Suzuki Jimny 5 Pintu Dibandingkan Toyota Raize
Cocok Buat Berkemah! Ini Dia Adik Suzuki Jimny yang Gagah dan Tangguh
Skandal Pengujian Sertifikasi Mengguncang Industri Otomotif Jepang: Toyota, Honda, Mazda, Suzuki, dan Yamaha Terdampak
Intip Desain dan Warna Suzuki FRONX 2025, SUV Baru Bergaya Sporty