Mengintip Kekurangan Suzuki Fronx di Balik Godaan Interior Elegannya

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 1 Juli 2025 | 13:04 WIB
Potret interior mobil Suzuki Fronx.  (X.com @MasMasBiasssaa)
Potret interior mobil Suzuki Fronx. (X.com @MasMasBiasssaa)

Sistem ini menggunakan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai Lithium-ION untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dengan fitur Engine Auto Stop saat kendaraan berhenti.

Baca Juga: Sri Mulyani Terkesan Model Ekonomi China, Singgung Dunia Perlu Belajar dari RRT

Klaim tersebut memang menjanjikan, namun masih perlu pengujian lebih lanjut untuk penggunaan jangka panjang. Berikut adalah beberapa kekurangan Suzuki Fronx yang perlu diketahui:

Kekurangan Suzuki Fronx

  1. Tidak Tersedia Mesin Turbo di Indonesia
    Suzuki Fronx sebenarnya tersedia dengan mesin 1.0L Boosterjet turbo yang bertenaga di beberapa negara. Namun, di Indonesia, hanya tersedia mesin 1.5L dan varian 1.5L Mild Hybrid yang lebih fokus pada efisiensi bahan bakar.

  2. Material Kabin yang Masih Standar
    Meskipun desain interior cukup elegan, material kabin masih didominasi plastik keras dan bahan kain standar. Selain itu, ruang kaki di baris kedua tidak terlalu luas, dengan kursi belakang yang tidak dapat diatur kemiringannya.

  3. Tidak Ada Fitur Auto Door Lock
    Suzuki Fronx belum dilengkapi dengan fitur Auto Door Lock berbasis sensor kecepatan. Pengguna masih harus mengunci pintu secara manual. Fitur Power Tail Gate untuk membuka dan menutup bagasi belakang secara otomatis juga belum tersedia. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X