money-moves

Berburu Keringat di Bawah Lampu Kota: Sisi Finansial di Balik Tren "Night Run" Anak Muda Pontianak

Selasa, 9 Juni 2026 | 18:42 WIB
Suasana trotoar di Jl Ahmad Yani yang biasa digunakan warga Pontianak untuk Jogging. (Pontianak Globe @Stefanus Akim)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Ada pemandangan menarik yang menghiasi sudut-sudut jalanan utama Kota Pontianak, seperti di kawasan Jalan Gajah Mada, Ahmad Yani, hingga area sekitar Universitas Tanjungpura pada malam hari.

Rombongan anak muda dengan pakaian olahraga lengkap tampak antusias berlari menyusuri trotoar kota.

Baca Juga: Gak Perlu Takut Digantikan AI: Cara Kreatif Anak Muda Pontianak Mengubah Teknologi Menjadi Ladang Cuan Baru

Ya, tren Night Run alias lari malam kini resmi menjadi bagian dari gaya hidup sehat baru kominitas urban di Kota Khatulistiwa.

Memilih berolahraga di malam hari adalah keputusan yang sangat logis untuk menyiasati cuaca siang hari Pontianak yang sering kali sangat terik menyengat.

Selain itu, bagi pekerja kantoran, malam hari adalah satu-satunya waktu luang yang tersisa untuk meregangkan otot.

Namun, karena tren ini erat kaitannya dengan kultur skena anak muda, ada aspek finansial tersembunyi yang wajib diwaspadai agar niat awal membakar kalori tidak berakhir dengan membakar isi dompet.

Baca Juga: Siasat 'Loud Budgeting' Tren Finansial 2026 untuk Tolak Ajakan Nongkrong Mahal Tanpa Gengsi

Yuk, kita bedah pos pengeluarannya secara taktis!

1. Jebakan Pengeluaran Pasca-Lari (The Post-Run Hangout)
Ini adalah lubang hitam pengeluaran terbesar dari anak-anak Night Run.

Sering kali, durasi lari utamanya hanya memakan waktu 30 menit, namun agenda nongkrong setelah larinya bisa menghabiskan waktu hingga 2 jam.

Biaya Makan & Minum: Niat awal membakar 300 kalori sering kali ditutup dengan memesan es kopi susu aren, camilan martabak, atau makan bakso kuah hangat di pinggir jalan bersama rombongan seharga Rp40.000.

Secara kesehatan ini kontraproduktif, secara keuangan ini bikin boncos jika dilakukan setiap malam.

2. Gengsi Aksesoris Keamanan Malam
Berlari di malam hari membutuhkan aspek keamanan ekstra, seperti pakaian dengan reflektor cahaya atau lampu indikator kecil agar terlihat oleh pengendara motor.

Namun, jangan sampai alasan keamanan ini dijadikan pembenaran untuk membeli gawai olahraga (smartwatch) kelas atas atau earphone nirkabel mahal yang sebenarnya belum mendesak untuk level pelari pemula.

Halaman:

Tags

Terkini