PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Menjadi anak kos di Pontianak itu melatih kita buat jadi mandiri.
Tapi, kemandirian itu bakal benar-benar diuji pas kamu kedatangan tamu tak diundang bernama "musibah mendadak".
Baca Juga: Investasi Syariah Aman dan Mudah, Begini Panduan Membeli Sukuk Tabungan ST013 Melalui BRImo
Mulai dari ban motor bocor pas mau berangkat kuliah, laptop tiba-tiba mati total di minggu ujian, sampai badan meriang yang bikin terpaksa harus berobat ke klinik.
Kalau kamu gak punya jaring pengaman finansial, momen-momen darurat kayak gini bakal bikin kamu panik, terpaksa utang ke teman, atau bahkan nekat mengaktifkan paylater.
Di sinilah pentingnya kamu punya Dana Darurat.
Dana darurat bukan tabungan buat beli HP baru atau liburan, melainkan uang mati yang haram disentuh kecuali dalam kondisi genting.
Buat anak kos yang uang saku atau gajinya pas-pasan, ini cara taktis mengumpulkannya tanpa bikin tersiksa:
1. Tentukan Target yang Logis
Bagi anak kos atau lajang, target ideal dana darurat adalah 3 kali lipat dari pengeluaran bulananmu.
Kalau biaya hidupmu di Pontianak (kos, makan, bensin) totalnya Rp1,5 juta sebulan, berarti target dana darurat yang harus kamu kumpulkan adalah Rp4,5 juta.
2. Sisihkan Uang Receh Konsisten
Jangan nunggu punya uang ratusan ribu baru nabung.
Cukup sisihkan Rp5.000 atau Rp10.000 setiap hari ke dalam celengan khusus atau kantong digital terpisah.