PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK - Dalam rangka mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kecamatan Pontianak Utara bekerjasama dengan Greenpeace menggelar pelatihan kewaspadaan dan pengendalian kebakaran hutan, kebun dan lahan di wilayah Kelurahan Batu Layang di Aula Kantor Camat Pontianak Utara, Selasa, 4 Oktober 2022.
Dikutip dari pontianakkota.go.id Camat Pontianak Utara, Dini Eka Wahyuni, mengatakan peserta pelatihan ini berjumlah 25 orang yang terdiri dari masyarakat Kelurahan Batulayang, tokoh masyarakat, Ketua RT/RW, LPM, BKM, PKK, Karang Taruna, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan stakeholder serta unsur Pemerintah Kecamatan Pontianak Utara dan Pemerintah Kelurahan Batu Layang.
Tujuan dilaksanakannya pelatihan kewaspadaan dan pengendalian kebakaran hutan, kebun dan lahan ini adalah sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya pengendalian karhutla.
"Selain itu guna mewujudkan kesiapsiagaan dan pemberdayaan masyarakat dalam mencegah dan menanggulangi bahaya karhutla," ujarnya.
Menurutnya, dalam penanganan karhutla, tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi peran masyarakat sangat diperlukan sebagai ujung tombak dalam mencegah terjadinya karhutla.
Oleh sebab itu, masyarakat perlu diberikan edukasi untuk meningkatkan kapasitas dan partisipasi masyarakat.
"Kami menggandeng Greenpeace dengan menghadirkan pemateri yang berkompeten di bidangnya masing-masing," ungkapnya.
Dalam pelatihan ini, pemateri yang dihadirkan adalah Achmad Saleh Suhada selaku Greenpeace Deputy Project Leader for Indonesia Forests dan Mr Anton Benilavski sebagai Trainer Collaboration Greenpeace dari Rusia.
Ketua Panitia Pelatihan Kewaspadaan dan Pengendalian Karhutla, Teguh Setiawan mengapresiasi antusias masyarakat yang mengikuti pelatihan ini.
Keikutsertaan mereka dinilainya sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungannya terutama antisipasi terjadinya karhutla.
"Kami mengapresiasi partisipasi warga yang telah serius mengikuti pelatihan ini untuk kepentingan bersama sehingga karhutla di wilayah ini bisa kita antisipasi kedepannya," pungkas Lurah Batu Layang ini. ****
Artikel Terkait
Pesan Gubernur Kalbar Sutarmidji kepada 1860 Wisudawan dan Wisudawati POLNEP ke-33 Tahun Akademik 2021/2022
Sekda Kalbar Harisson Minta Pelaku Usaha Sektor Komoditi Peternakan Kreatif dan Inovatif Menjadi Eksportir
Wagub Kalbar Ria Norsan Pimpin Rakoor Persiapan Kunjungan Kerja Percepatan Penurunan Stunting di Kalbar
Gubernur Kalbar Sutarmidji Harap Rombongan Pramuka Kalbar Jadi Contoh Tauladan di Bangka Belitung
Pemprov Kalbar dan Pemprov Jatim Jalin Kerjasama Misi Dagang dan Investasi
DPRD Kalbar Setujui APBD Perubahan Provinsi Kalbar Rp289 Miliar Lebih
Gubernur Kalbar Sutarmidji: Tak Mampu Beli Seragam Sekolah Silakan Lapor, Tiap Tahun Tersedia 70 Ribu Stel